Oli Gardan: Pengertian, Manfaat dan Cara Menggantinya

16 Maret 2026

account iconAdmin

Oli Gardan

Bagikan

Oli memiliki fungsi penting dalam menjaga performa mesin kendaraan baik itu mobil maupun motor. Karena fungsinya yang penting, Anda disarankan untuk mengganti oli secara rutin. Selain mengganti oli mesin, Anda juga perlu rutin mengganti oli gardan.

Perlu Anda ketahui kendaraan bertransmisi otomatis seperti motor matic menggunakan 2 jenis oli untuk melumasi komponen motor, yaitu oli pada mesin dan oli pada gardan. Lalu, apa itu oli pada gardan? Berikut ulasan lengkapnya.

Perbedaan Oli Gardan dengan Oli Mesin 

Oli mesin adalah jenis pelumas yang digunakan pada kendaraan untuk melindungi komponen mesin pembakaran dari keausan yang bisa merusak mesin. Selain itu, oli ini juga berfungsi untuk menyerap panas serta mencegah pengaratan pada komponen mesin. 

Sedangkan oli gear atau gardan adalah oli khusus yang berguna untuk melumasi komponen transmisi motor matic atau CVT (Continuously Variable Transmission). Oli ini akan melindungi gigi transmisi yang bergesekan supaya tidak cepat aus. 

Selain itu, oli ini juga diperlukan supaya tenaga dari mesin bisa diteruskan ke roda dengan optimal. Namun berbeda dengan oli mesin yang berada di dalam mesin atau engine block, oli gear digunakan di dalam sistem transmisi yang berada dekat di roda belakang motor. 

Baik motor matic maupun motor bertransmisi manual memerlukan oli mesin untuk menjaga kinerja mesin motor. Sedangkan oli gear tidak digunakan pada motor non matic atau motor bertransmisi manual. 

Oli gear cenderung memerlukan waktu penggantian yang lebih lama dibandingkan oli mesin. Hal inilah yang kerap menyebabkan pemilik motor kerap lupa mengganti oli gear.

Fungsi Oli Gardan pada Motor

Baik oli mesin maupun gardan memiliki fungsi untuk melumasi komponen motor. Namun terdapat beberapa perbedaan fungsi antara oli mesin dan gardan. Berikut fungsi oli gear atau gardan pada motor matic.

 

1. Pelumas Komponen Transmisi

 

Berbeda dengan oli mesin yang berguna untuk melumasi komponen mesin pembakaran, oli gardan berfungsi sebagai pelumas komponen gardan atau komponen yang menghubungkan antara transmisi dengan roda.

Pada transmisi otomatis, banyak komponen yang saling bergerak dan bergesekan. Oli ini akan melumasi komponen yang bergesekan supaya tidak cepat aus. Hal ini tentu juga akan memperpanjang usia pemakaian motor.

Selain itu, oli ini juga berfungsi melapisi komponen sehingga tidak cepat berkarat baik karena kelembaban maupun air. 

 

2. Mendinginkan Komponen Transmisi

 

Tak hanya mencegah aus, oli gardan juga berfungsi penting untuk mendinginkan komponen transmisi yang bergesekan. Meski tidak sepanas mesin pembakaran, namun transmisi juga menghasilkan panas saat beroperasi. 

Panas berlebihan bisa merusak sistem transmisi. Dengan adanya oli gear, panas yang dihasilkan sistem transmisi akan diserap sehingga suhu komponen menjadi lebih dingin. 

 

3. Melancarkan Perpindahan Tenaga

 

Seperti yang Anda ketahui, pergerakan gear motor matic dilakukan secara otomatis. Dengan adanya oli gear, komponen transmisi bisa bergerak secara mulus saat Anda melakukan perubahan kecepatan. 

Selain melancarkan gerak komponen transmisi, oli ini juga berfungsi untuk melancarkan pemindahan tenaga dari mesin ke roda. 

 

4. Meredam Bunyi

 

Ketika transmisi beroperasi, komponen-komponen akan saling bergesekan. Selain untuk mencegah keausan, oli gear juga berfungsi untuk meredam bunyi yang dihasilkan oleh gesekan antar komponen transmisi. 

Apabila Anda mendengar suara berisik dari CVT motor, maka bisa menandakan jika oli gear motor Anda sudah tidak kental dan tidak lagi bisa meredam suara sehingga harus diganti. 

Kapan Harus Ganti Oli Gardan

Banyak pengguna motor matic yang fokus pada penggantian oli mesin, namun lupa dengan penggantian oli gear. Padahal oli gear juga harus diganti secara rutin.

Oli gear sendiri memang memiliki tingkat kekentalan yang lebih tinggi dari oli mesin sehingga tidak cepat rusak. Selain karena lebih kental, oli gear juga tidak mudah rusak karena tidak terpapar panas mesin secara langsung seperti oli mesin. 

Meski lebih awet, bukan berarti oli ini tidak perlu diganti secara rutin. Sebaliknya, Anda tetap harus memantau waktu penggantian oli gear.

Lalu, kapan harus mengganti oli gear? Umumnya oli gear diganti setiap 8 ribu sampai 10 ribu kilometer atau setelah Anda mengganti oli mesin sebanyak 2 kali. Namun, penggantian oli bisa dilakukan lebih cepat jika Anda menjumpai beberapa gejala.

Beberapa tanda oli gear harus segera diganti diantaranya yaitu:

  • Terdengar suara berisik atau kasar di area CVT motor Anda
  • Oli sudah berubah warna menjadi hitam pekat
  • Terasa getaran yang mengganggu meski kecepatan motor rendah
  • Akselerasi motor menjadi terasa berat atau kurang responsif
  • Anda juga harus mengecek warna oli gear jika Anda juga merasakan tanda seperti roda belakang tidak stabil

Apabila Anda menjumpai tanda-tanda di atas, maka segera lakukan penggantian oli gear. Penggantian oli bisa dilakukan sendiri di rumah atau dengan membawa motor Anda ke bengkel resmi terdekat.

Cara Mengganti Oli Gardan

Ingin mencoba mengganti oli gear sendiri di rumah? Anda bisa mencoba tips mengganti oli gear berikut ini.

 

1. Siapkan Peralatan yang Diperlukan

 

Pertama, Anda perlu menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk mengganti oli seperti kunci T12, kain lap bersih, sarung tangan, oli gardan baru, serta wadah untuk menampung oli lama.

Sebelum mulai menguras oli lama, pastikan motor Anda dalam kondisi dingin. Kemudian letakkan motor Anda dalam kondisi standar ganda di lokasi yang datar.

 

2. Kuras Oli Lama

 

Baca Juga : Tips Ampuh Mengkilapkan Bodi Motor Yang Kusam

Tahap berikutnya Anda bisa cari lokasi gearbox yang berada di roda belakang. Sebelum membuka baut penguras, Anda bisa meletakkan wadah penampung oli bekas di bawah gear box.

Untuk mengeluarkan oli lama, maka Anda perlu membuka baut pembuangan menggunakan kunci T12. Kemudian biarkan oli mengalir ke wadah sampai habis.

 

3. Isi dengan Oli Baru

 

Setelah oli lama terkuras sampai bersih, Anda bisa mengisi oli baru dengan cara membuka baut pengisian dan menutup baut pembuangan. Tuangkan oli gear yang baru melalui lubang pengisian oli.

Setelah selesai, kencangkan kembali baut pengisian dengan menggubah kunci T12. Kemudian Anda bisa membersihkan sisa-sisa noda oli yang pada motor dengan memakai kain lap bersih.

Dampak Buruk Telat Ganti Oli Gardan

Apa yang terjadi jika Anda malas mengganti oli gear motor Anda? Terdapat beberapa bahaya yang bisa terjadi jika Anda malas mengganti oli gear. Yang pertama adalah keausan pada gear yang terjadi karena tidak adanya pelumas yang meminimalisir gesekan antar komponen.

Kedua, terjadi kerusakan pada CVT. CVT bisa rusak jika bekerja dalam waktu lama tanpa adanya oli yang baik. Kerusakan pada CVT bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat menggunakan motor mulai dari munculnya suara bising, getaran, dan tarikan gas menjadi berat.

Oli gardan adalah pelumas yang digunakan di gearbox untuk menjaga kinerja komponen transmisi. Selain melakukan penggantian oli gear secara rutin, Anda juga disarankan untuk melakukan servis CVT secara rutin di bengkel resmi  Suzuki.co.id terdekat.

 

Sumber Gambar:

nungky soerya - https://www.shutterstock.com/image-photo/close-mechanics-hand-applying-axle-oil-2531478899

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon