Faktor-faktor Penyebab Oli Motor Bocor yang Perlu Diketahui
04 Februari 2026
Admin
Bagikan
Selain itu, kesalahan saat proses penggantian oli, seperti pemasangan baut pembuangan yang kurang tepat atau ring yang tidak diganti, juga dapat menjadi sumber kebocoran.
Mengikuti rekomendasi oli motor dan prosedur penggantian yang benar sangat membantu menjaga sistem pelumasan tetap aman.
5. Kerusakan Komponen Mesin Akibat Pemakaian Jangka Panjang
Pada beberapa kasus, kebocoran oli motor berasal dari keausan komponen mesin itu sendiri. Retakan halus pada blok mesin atau rumah kopling dapat muncul akibat penggunaan jangka panjang.
Kerusakan semacam ini sering kali tidak langsung terlihat, namun ditandai dengan penurunan volume oli motor secara konsisten tanpa jejak bocor yang jelas.
Pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi diperlukan untuk mendeteksi dan menangani masalah struktural seperti ini.
Faktor Perawatan yang Sering Terlewat oleh Pengendara
Baca Juga : Cara Berkendara yang Bikin Awet Segitiga Motor Anda

Sumber: iStock
Selain faktor teknis pada komponen mesin, kebiasaan perawatan harian juga berperan besar dalam mencegah terjadinya kebocoran oli motor. Sayangnya, masih banyak pengendara yang memandang perawatan hanya sebatas penggantian oli secara rutin, tanpa mengevaluasi kondisi sistem pelumasan secara menyeluruh.
Padahal, sistem pelumasan bekerja sebagai satu kesatuan. Ketika salah satu komponennya tidak berada dalam kondisi optimal, potensi kebocoran oli motor akan meningkat meskipun oli yang digunakan sudah sesuai spesifikasi. Perawatan menyeluruh membantu memastikan setiap bagian bekerja selaras dan tidak saling membebani.
Kebiasaan mengabaikan perawatan ringan, seperti pemeriksaan atau pembersihan area mesin, juga sering menjadi penyebab tidak terdeteksinya kebocoran sejak awal. Akibatnya, masalah baru disadari ketika kondisi sudah cukup parah.