Electronic Fuel Injection (EFI): Komponen & Kelebihannya
12 Januari 2026
Admin
Bagikan
Throttle body berfungsi mengatur jumlah udara yang masuk ke ruang bakar sesuai dengan input dari pedal akselerasi. Komponen ini bekerja secara terintegrasi dengan sistem EFI untuk memastikan keseimbangan antara udara dan bahan bakar tetap terjaga.
Ketepatan kerja throttle body sangat berpengaruh pada respons mesin. Aliran udara yang terkontrol dengan baik membuat akselerasi terasa lebih halus, responsif, dan memberikan kenyamanan berkendara yang konsisten bagi Anda.
Cara Kerja EFI

Pada sistem EFI ini, komponen ECU yang menjadi otak sistem secara universal, sehingga seluruh kinerja sistem bergantung pada ECU.
Prinsip kerja ECU sendiri menampung seluruh sensor kemudian diproses ketika menentukan banyak bahan bakar yang harus dialirkan ke ruang pembakaran.
Menurut keefektifitasan kerjanya, ketika ada banyak sensor yang diterima ECU maka kinerja sistem EFI ini juga akan semakin efisien.
Baca Juga : Selain Karat! Ini Kerusakan yang Sering Terjadi pada Wiper Mobil
Selain itu, komponen lain dalam sistem juga bekerja dengan otomatis melalui aliran energi elektronik dari baterai.
Kelebihan EFI Dibanding Sistem Konvensional
Penggunaan EFI bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi sudah menjadi kebutuhan pada kendaraan modern. Sistem ini memiliki banyak keunggulan yang langsung mempengaruhi kenyamanan dan kinerja saat berkendara.
Dengan sistem elektronik, EFI mampu menjaga performa mesin tetap stabil dan penggunaan bahan bakar lebih efisien. Keunggulan ini sulit dicapai oleh sistem bahan bakar lama yang masih menggunakan cara mekanis.
Inilah beberapa kelebihan EFI untuk kendaraan Anda.
1. Efisiensi Bahan Bakar Lebih Optimal
Sistem EFI mampu mengatur suplai bahan bakar secara presisi berdasarkan kebutuhan mesin pada setiap kondisi berkendara. Penyesuaian ini dilakukan secara otomatis melalui data yang diterima ECU dari berbagai sensor, sehingga bahan bakar tidak disemprotkan secara berlebihan.