Tips & Trik

Begini Cara Kerja Rem ABS Pada Mobil

PUBLISHED DATE : 07 Mei 2019

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/shutterstock_441051535.jpg

Akhir-akhir ini produsen mobil di negara kita terus berinovasi di berbagai fitur keselamatan berkendara, termasuk rem mobil. Salah satunya adalah rem ABS (Anti-lock Breaking System) yang sudah disematkan di produk andalan Suzuki Indonesia, All New Ertiga.

Rem ABS (Anti-lock Breaking System) akan membuat pengendara dan penumpang lebih merasa aman ketika sedang melaju di atas  mobil. Khususnya, kalau terjadi pengereman mendadak. Rem ABS akan membuat mobil terasa lebih stabil ketika melakukan pengereman mendadak sekalipun.

4 Komponen Utama Rem ABS

Baca Juga : Mari Mengenal Apa Fungsi Filter Udara Mobil dan Motor

Sistem anti-lock breaking punya 4 komponen utama yang saling berhubungan. Tiap komponen tersebut punya fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah 4 komponen tersebut.

  1. Sensor Kecepatan

Sensor ini bertugas  membaca kecepatan putaran roda, terdapat di tiap roda atapun di diferensial (tergantung dari pabrikan mobil).

  1. Katup Pengereman

Pada tiap jalur minyak rem ada katup, dan katup ini dikontrol oleh komputer atau kontroler ABS. Secara umum, katup rem punya 3 posisi yang tidak sama.

  • Katup Posisi 1: katup dalam posisi terbuka penuh, sehingga tekanan minyak rem secara penuh akan langsung diteruskan ke rem.
  • Katup Posisi 2: katup akan menghalangi tekanan minyak rem, sehingga tekanan tidak akan diteruskan ke rem meskipun pengendara sudah menekan rem.
  • Katup Posisi 3: katup akan menghalangi sebagian dari tekanan minyak rem, sehingga tekanan cuma setengah yang diteruskan ke rem, meskpin pengendara sudah menekan rem secara penuh.
  1. Pompa

Baca Juga : Yuk Mengenal Fungsi Kepala Silinder dan Komponennya

Fungsinya adalah mengembalikan tekanan pada jalur pengereman yang dilepaskan oleh katup ke rem.

  1. Kontroler (Komputer)

Fungsinya sebagai otak yang mengontrol katup dan mengolah data dari sensor kecepatan.

Cara Kerja Rem ABS pada Mobil

Baca Juga : Tips Aman Memilih Box untuk Sepeda Motor

Sensor kecepatan membaca kecepatan mobil setiap saat, dan akan menyampaikan data kecepatan tersebut kepada kontroler. Untuk mobil berhenti secara normal di kecepatan 100 kilometer perjam, biasanya akan diperlukan waktu selama 5 detik. Sudah pasti ketika Anda melakukan pengereman normal, tidak akan terjadi penguncian roda . Lain halnya kalau Anda melakukan pengereman mendadak, maka roda akan terkunci. Waktu yang diperlukan untuk roda terkunci ini biasanya kurang lebih 1 detik.

Karena kontroler sudah di program, untuk bisa menghentikan kendaraan secara maksimal, terkuncinya roda ketika pengereman tidak boleh terjadi. Sebelum roda terkunci, kontroler akan mendapat data dari sensor kecepatan dan akan menginstruksikan katup menghalangi tekanan, dengan cara mengambil katup posisi 2 atau katup posisi 3, sesuai perintah dari kontroler.

Setelah putaran roda terdeteksi oleh sensor kecepatan, kontroler akan menginstruksikan katup mengambil posisi 1, yang akan membuat tekanan minyak rem kembali dan diteruskan ke rem. Cara kerja rem ABS diatas terjadi dalam waktu yang sangat cepat, bahkan rata-rata sistem ABS pada mobil sekarang bisa melakukan 15 kali proses tersebut cuma dalam waktu 1 detik.

Itulah cara kerja rem ABS pada mobil. Semoga informasinya bermanfaat untuk menambah pengetahuan Anda seputar otomotif!

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya