Bagaimana Cara Mengetahui Body Mobil Pernah Ditabrak dari Struktur Panelnya?
26 April 2026
Admin
Bagikan
Membeli mobil kondisi bekas masih menjadi pilihan banyak orang. Salah satu alasannya karena harganya lebih terjangkau. Namun walaupun Anda membeli mobil bekas, Anda harus memperhatikan kondisinya.
Pastikan kondisi mobil masih layak untuk digunakan. Pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan sebelum Anda benar-benar memutuskan membeli mobil tersebut. Proses ini bisa Anda mulai dari pengecekan body mobil.
Pastikan apakah body mobil dalam kondisi baik dan tidak pernah mengalami kecelakaan. Biasanya terdapat perubahan tampilan pada body mobil yang pernah mengalami tabrakan. Berikut beberapa tanda body mobil yang sudah pernah diservis karena tabrakan.
Cara Memahami Pernah Tidaknya Body Mobil Tertabrak dari Panel
Pengecekan body mobil sebenarnya tidak sulit. Anda hanya perlu mengandalkan pemeriksaan visual. Berikut beberapa ciri-ciri body mobil tidak sempurna:
1. Warna Cat Body Mobil yang Berbeda
Cara pertama, Anda perlu memperhatikan warna cat pada panel body mobil. Misalnya area pintu, kap mesin, dan bagian belakang. Adanya perbedaan yang sangat mencolok menjadi ciri bahwa mobil yang akan Anda beli pernah diperbaiki.
Salah satunya ada penggantian panel mobil karena kerusakan akibat tabrakan. Kondisi tersebut bisa terjadi karena ketika mobil bertabrakan, body mobil akan terdampak dan mengalami kerusakan. Sehingga harus diperbaiki.
Namun, proses perbaikan yakni pengecatan dilakukan tanpa mencocokkan warna cat asli dari body mobil tersebut. Inilah yang menyebabkan adanya perbedaan warna pada body mobil.
2. Kondisi Tidak Merata pada Celah Mobil
Ciri selanjutnya terlihat dari celah yang tidak rata. Untuk Anda ketahui celah pada tiap bagian seharusnya tertutup dengan ruangan yang sama. Misalnya saat Anda melihat area luar body mobil tengah dan depan.
Celah antara dua area tersebut harus mempunyai jarak yang sama dan sifatnya kokoh. Apabila Anda melihat kondisi tidak rata pada celah tersebut, maka sebaiknya Anda pikirkan dua kali sebelum benar-benar membeli mobil bekas.
3. Dudukan Karet dalam Kondisi Bergelombang
Area lain yang perlu Anda periksa adalah bagian tulangan besi tempat di mana dudukan karet berada. Untuk mengetahuinya, Anda hanya perlu menarik karet yang terdapat di area mobil seperti pintu dan bagasi.
Sebelum melakukannya, Anda harus mendapatkan izin dari pemilik mobil terlebih dahulu. Apabila Anda menemukan tulangan bergelombang, maka Anda perlu curiga bahwa mobil pernah mengalami kecelakaan.
Ini karena area tersebut seharusnya lurus, presisi, dan tidak bergelombang.
4. Melakukan Pemeriksaan pada Baut Body Mobil
Anda juga perlu melakukan pengecekan pada baut pintu atau kap mesin. Pastikan untuk memeriksa semua baut pengikat tersebut. Termasuk pada fender.
Mobil pernah mengalami kecelakaan apabila baut-baut tersebut menunjukkan bekas kunci. Misalnya goresan atau cat terkelupas. Selain itu, baut yang kondisinya terlihat sangat baru pada mobil tua, juga patut Anda pertimbangkan.
5. Wujud Mobil Kurang Enak Dilihat
Mobil yang kondisinya masih baik tanpa mengalami kecelakaan, umumnya mempunyai form atau wujud berdiri yang enak untuk dilihat. Semua bagian mobil terlihat simetris.
Namun jika mobil tersebut pernah mengalami tabrakan, maka form atau cara berdiri mobil akan terlihat kurang enak dilihat.
Untuk pengecekan kondisi ini, Anda bisa melihat dari jarak agak jauh. Misalnya sekitar 4 meter dari mobil dengan posisi sedikit menyamping. Pastikan Anda melihat dengan seksama.
6. Bentuk Bingkai Pintu Sudah Tidak Simetris
Apabila tabrakan mobil terjadi di bagian pintu, maka kemungkinan besar, pintu mobil tersebut bisa mengalami perubahan bentuk, yakni penyok atau tidak presisi.
Untuk pemeriksaannya, Anda hanya perlu mencoba membuka dan menutup pintu mobil beberapa kali.
Jika Anda merasa pintu tidak pas atau tidak menutup secara sempurna, maka bisa menjadi ciri bahwa mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan.
7. Perubahan Warna pada Engsel Pintu
Warna engsel pintu yang berubah juga menjadi tanda bahwa mobil pernah mengalami perbaikan akibat kecelakaan. Biasanya mobil yang dikeluarkan oleh pabrik mempunyai engsel berwarna kekuningan atau logam silver.
Namun jika engsel tersebut mempunyai warna yang sama dengan pintu mobil, maka bisa menjadi ciri terjadinya tabrakan.
Ini karena ketika mobil sedang diperbaiki, engsel akan terpapar cat semprot yang digunakan teknisi untuk pengecatan body mobil. Kondisi ini menyebabkan warna engsel sama dengan warna pintu mobil tersebut.
8. Kondisi Tidak Presisi pada Kaca Mobil
Jika suatu mobil pernah mengalami kecelakaan besar, bisa menyebabkan area kaca mobil pecah. Kondisi tersebut mengharuskan pemilik mobil untuk mengganti kaca dengan yang baru.
Namun, terkadang pemasangan kaca di bengkel tidak presisi apabila dibandingkan dengan pemasangan pabrik. Maka dari itu, jangan lupa untuk memperhatikan kondisi kaca mobil ya.
Pemeriksaan Selain Body Mobil dari Panel
Selain pengecekan body mobil dari area panel, Anda juga harus melakukan beberapa proses pemeriksaan berikut:
1. Terdapat Bekas Las di Rangka Mobil
Pengecekan dilanjutkan pada bagian rangka mobil. Anda perlu melihat apakah ada bekas las atau perbaikan di area tertentu.
Kondisi tersebut bisa menunjukkan apakah mobil pernah mengalami kerusakan karena kecelakaan sehingga membutuhkan perbaikan.
2. Spare Part Sudah Tidak Asli
Walaupun mobil bekas, biasanya suku cadang yang digunakan masih asli. Namun saat Anda menemukan terdapat area mobil yang tidak menggunakan spare part asli, maka Anda harus mempertimbangkan kembali.
Kasus kecelakaan menjadi salah satu alasan adanya penggunaan spare part palsu.
Baca Juga : Tips Merawat Lampu Mobil Agar Tetap Awet!
3. Pemeriksaan Rangka Depan dan Belakang
Bagian mobil yang terdampak benturan adalah area ujung rangka. Maka dari itu Anda harus melakukan pemeriksaan berikut:
- Tulang rangka: Cari bekas penyok, lipatan tidak natural pada balok rangka utama, dan pengelasan. Apabila rangka tersebut pernah dipotong dan dilas lagi, maka bisa menjadi ciri mobil tabrakan.
- Apron: Area ini adalah penompang mesin. Anda perlu memeriksa sambungan baut dan pengelasan apron di area balik mesin.
Bekas las kasar atau dempulan yang tebal pada area tersebut menunjukkan adanya tabrakan bagian depan yang serius
- Kolong atau lantai: Anda perlu meraba bagian lantai bagian bawah karpet mobil. Apabila bergelombang, ada bekas penyok, dan tambalan, maka bisa jadi mobil pernah terguling atau tabrakan dari area bawah
4. Terdapat Karat di Area Mesin
Salah satu ciri lain dari mobil pernah tabrakan adalah munculnya karat di area yang tidak seharusnya ada. Misalnya di bawah mesin, dekat aki, dekat shockbreaker, atau area mesin lain.
Jika kondisi tersebut terlihat pada mobil yang berusia kurang dari 7 tahun, maka Anda perlu curiga penyebab munculnya karat tersebut. Ini karena mobil dari pabrik sudah terlindung dari karat.
Harga mobil bekas memang lebih murah dari mobil baru. Tentunya ini akan memudahkan calon pembeli dengan dana yang tidak mencukupi untuk membeli mobil keluaran baru. Namun jangan sampai Anda tergiur dengan harga murah.
Sebelum melakukan transaksi, pastikan Anda melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Anda bisa memulainya dari body mobil. Ada banyak ciri yang menunjukkan bahwa mobil pernah tabrakan hanya melalui pemeriksaan badan mobil.
Jika Anda tidak yakin untuk memeriksa sendiri, bawa teman atau kerabat yang memahami kondisi mobil. Ingin mendapatkan informasi mengenai kendaraan lainnya? Kunjungi website Suzuki Indonesia.
Sumber gambar:
PH888 - https://www.shutterstock.com/image-photo/business-man-choosing-car-salon-1987495583