Tips & Trik

Apakah Bau Menyengat di Knalpot Tanda Motor Perlu Turun Mesin?

31 Agustus 2025

account iconAdmin

Cropped Image1756365984911

Bagikan

Bau menyengat bisa muncul dari knalpot motor. Hal ini tak bisa dianggap remeh karena bisa menjadi tanda terjadinya masalah pada mesin. Bila masalah cukup serius, maka bisa saja turun mesin dilakukan.

Lantas, apa saja masalah yang bisa membuat bau menyengat muncul dari knalpot? Anda bisa membaca ulasan menarik di bawah ini untuk mengetahui selengkapnya.

Masalah yang Menyebabkan Bau Menyengat pada Knalpot

Anda pasti sudah tahu bahwa knalpot adalah saluran pembuangan sisa pembakaran dari mesin. Biasanya, komponen tersebut bisa ditemukan pada bagian belakang kendaraan termasuk sepeda motor.

Umumnya, komponen ini tak mengeluarkan bau apapun. Namun, masalah bisa terjadi sehingga bau menyengat bisa muncul darinya. Berikut berbagai masalah beserta solusi yang harus dilakukan jika mengalaminya.

1. Pembakaran Tak Sempurna

Pembakaran adalah proses yang penting pada mesin motor. Dengan proses tersebut, energi untuk menggerakkan kendaraan tersebut bisa diperoleh. Jadi, motor bisa digunakan secara maksimal.

Sayangnya, proses pembakaran bisa terhambat sehingga menjadi tidak sempurna. Berbagai penyebabnya antara lain adalah tekanan kompresi rendah, busi kotor atau rusak, kabel busi longgar, hingga lemahnya koil atau CDI.

Bila hal ini terjadi, maka ada bau terbakar yang tak sempurna atau bensin menyengat. Solusinya adalah mengganti busi atau mengecek sistem pengapian. Namun bila tekanan kompresi rendah, bisa jadi mesin perlu dilakukan untuk memeriksa ring piston.

2. Terlalu Banyak Bensin pada Campuran

Supaya proses pembakaran bisa berjalan dengan maksimal, bensin perlu dicampur dengan udara. Hal ini disebabkan proses pembakaran membutuhkan bahan bakar dan oksigen yang terdapat dalam udara tersebut.

Baca Juga : Cara Membersihkan Radiator Motor dengan Mudah

Namun pada beberapa kasus, jumlah bensin bisa lebih banyak daripada oksigen pada campuran ini. Akibatnya, bahan bakar tak bisa terbakar sempurna. Hal ini akan membuat bau seperti bahan bakar yang terbakar sebagian atau bensin mentah muncul.

Ada berbagai penyebab yang menimbulkan masalah ini. Misalnya adalah kotornya filter udara sehingga menghambat aliran udara, kesalahan dalam penyetelan karburator, hingga kerusakan sensor suhu pada motor injeksi.

Jika filter udara kotor, maka Anda bisa membersihkan atau sekalian menggantinya. Lalu, karburator dapat disetel ulang. Sensor suhu juga bisa diperiksa agar proses pembakaran menjadi lebih maksimal.

3. Terbakarnya Oli Mesin

Oli berfungsi untuk melumasi berbagai komponen mesin. Dengan demikian, logam pada aneka komponen tersebut tak saling bergesekan yang dapat menyebabkan kerusakan dan keausan.

Oli memiliki tempatnya sendiri pada mesin. Sayangnya, pelumas bisa masuk ke ruang bakar karena ring piston yang aus, piston baret, hingga bocornya seal klep. Akibatnya, knalpot motor akan berbau seperti plastik terbakar dengan asap putih-kebiruan.

Jika masalah terjadi, maka turun mesin perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mengganti seal klep atau ring piston yang sudah mengalami kerusakan.

4. Kebocoran Karburator atau Injektor

Karburator dan injektor mempunyai fungsi yang sama, yaitu memasok bahan bakar ke ruang bakar pada mesin. Sayangnya, kedua komponen ini bisa mengalami kebocoran sehingga bahan bakar terus menetes ke ruang bakar walau mesin sedang idle.

Akibat dari masalah ini adalah jumlah bensin di ruang bakar menjadi berlebih. Bau bahan bakar tajam juga akan tercium meskipun motor sedang tidak beroperasi.

Bila hal ini terjadi, Anda bisa mengganti karburator atau injektor. Namun bila keduanya tak mengalami kebocoran, cek apakah ada pelampung yang macet untuk diperbaiki atau kotoran agar bisa dibersihkan.

5. Kualitas Bahan Bakar yang Buruk

Bahan bakar adalah sumber energi utama agar motor bisa dioperasikan dengan semestinya. Namun, sebagian orang menggunakan bahan bakar oplosan yang terkontaminasi, baik sengaja maupun tidak, sehingga menimbulkan masalah.

Bensin seperti ini bisa bercampur dengan air atau bahan-bahan lain yang tak semestinya. Selain itu, zat aditif pada bensin juga bisa terlalu banyak. Akibatnya, bau knalpot motor menjadi tak lazim dan menyengat layaknya alkohol atau cat.

Jika hal ini terjadi pada Anda, segera kuras tangki hingga benar-benar habis. Setelah itu, isilah tangki dengan bensin dari SPBU resmi dan terpercaya untuk menghindari kesalahan yang sama.

6. Masalah pada Sistem Ventilasi atau Saluran Evaporasi BBM

Motor injeksi modern mempunyai sistem ventilasi atau saluran evaporasi. Sayangnya, sistem ini bisa mengalami masalah. Misalnya adalah kebocoran pada canister, selang evaporasi rusak, hingga katup purge macet.

Hal ini membuat uap bensin dari tangki yang seharusnya diolah malah langsung keluar lewat ruang bakar atau knalpot. Akibatnya, bau bensin yang menyengat bahkan saat motor belum dinyalakan.

Bila Anda mengalaminya, maka jangan tunda untuk memeriksa dan mengganti komponen evaporasi. Supaya proses berjalan lancar, bengkel profesional dan terpercaya bisa dikunjungi untuk melakukannya.

7. Kerusakan Mesin Internal yang Sudah Kompleks

Anda pasti sudah paham bahwa mesin motor terdiri dari berbagai komponen. Aneka komponen ini bisa mengalami kerusakan yang cukup kompleks. Misalnya adalah piston meleleh, blok silinder baret, hingga kebocoran kompresi total

Bila hal ini terjadi, maka pembakaran menjadi tidak sempurna diikuti dengan tingginya konsumsi oli. Selain itu, bau menyengat yang menjadi kombinasi oli, logam panas, dan bensin terbakar juga bisa tercium.

Bagaimana cara mengatasinya? Jadi, masalah ini bisa diatasi dengan turun mesin penuh atau overhaul. Saat mesin motor Anda sudah diturunkan, piston akan diganti beserta komponen-komponen lain yang mengalami kerusakan. 

8. Bocornya Paking Kepala Silinder

Baca Juga : Cara Membersihkan Radiator Motor dengan Mudah

Paking kepala silinder atau cylinder head gasket adalah komponen yang berfungsi sebagai penyekat antara kepala silinder dengan blok mesin. Komponen ini bisa menjaga kompresi pada ruang bakar, mencegah kebocoran cairan pendingin, dan lain-lain.

Sayangnya, bagian ini bisa mengalami kerusakan. Selain itu, overheat mesin juga dapat membuatnya bocor. Hal ini ditandai dengan munculnya bau oli terbakar atau bau manis terbakar bila air radiator atau oli masuk ke ruang pembakaran.

Bila mengalaminya, Anda perlu turun mesin ringan untuk membongkarnya. Setelah itu, paking kepala silinder perlu diganti sesuai standar pabrikan.

9. Rusaknya Konverter Katalitik

Pada knalpot berstandar pabrikan modern, komponen konverter katalitik sering ditemukan. Fungsi komponen ini adalah menyaring gas beracun dari mesin sebelum dibuang ke luar.

Namun, bagian ini bisa mengalami kerusakan atau kebuntuan. Selain itu, ada juga pengguna yang sudah memodifikasi knalpot sehingga melepasnya. Akibatnya, bau layaknya telur busuk bisa tercium dari saluran pembuangan.

Jika hal ini terjadi, Anda perlu mengganti atau memasang ulang konverter katalitik. Bila tidak ada, setidaknya Anda bisa memasang knalpot sesuai standar. Dengan demikian, bau busuk dan racun pada gas emisi bisa berkurang.

Dari ulasan di atas dapat Anda ketahui bahwa ada sembilan penyebab bau pada knalpot motor. Solusinya pun beragam tergantung pada masalahnya. Bahkan, turun mesin bisa terjadi pada kasus-kasus tertentu.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perawatan motor, silahkan klik di sini. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi mengenai motor terbaru.


Sumber gambar:

Ody_Stocker - https://www.shutterstock.com/image-photo/smoke-exhaust-tube-motorcycle-536485006

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat