Tips & Trik

Mengenal Faktor Mesin Sepeda Motor Over Heat

PUBLISHED DATE : 18 Juli 2018

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/Mengenal_Faktor_Mesin_Sepeda_Motor_Over_Heat.jpg

Tidak hanya mobil, sepeda motor pun bisa mengalami overheat. Salah satu ciri motor mengalami overheat adalah, mesin tiba-tiba ngempos atau tidak bertenaga sama sekali. Selain itu, terkadang motor pun tiba-tiba tidak berkutik meskipun gas sudah ditarik.

Kenapa motor bisa mengalami overheat?

Pada beberapa motor, biasanya kondisi ini disebabkan karena sistem pendingin motor yang tidak sesuai dengan kebutuhan atau kondisi daerah tempat Anda berada. Misalnya, motor dengan sistem pendingin udara kurang cocok digunakan di jalanan macet.

Baca Juga : Yuk Ketahui Ini Fungsi Throttle Body Motor & Komponennya

Kondisi ini akan terasa makin parah jika Anda sedang berkendara (terjebak macet) di siang hari dengan panas matahari yang sangat terik.

Selain itu, overheat pun bisa disebabkan karena oli yang tidak mengalir dengan baik, oli kering karena bocor atau karena kualitas oli sudah sangat buruk. Jika terus dibiarkan, kondisi ini akan menyebabkan as noken, piston, hingga gearbox cepat rusak karena pelumasan yang tidak sesuai.

Overheat pun bisa disebabkan karena piston yang ada di liner silinder terlalu rapat sehingga tidak bisa bergerak leluasa. Dalam kondisi tertentu, pemuaian pada piston bisa membuat motor tidak bergerak sama sekali, atau istilah bengkel disebut ceket.

Baca Juga : Ternyata Ini Perbedaan Motor 4 Tak dan Motor 2 Tak

Dalam kondisi ini, Anda jangan memaksa motor bergerak karena bisa menyebabkan piston patah dan komponen lainnya ikut rusak.

Bagaimana cara mengatasinya?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah, pilih sepeda motor sesuai dengan kondisi daerah Anda. Jika Anda sering menggunakan motor dengan jarak tempuh cukup jauh tapi jalanannya relatif lancar, sebaiknya pilih motor dengan sistem pendingin udara.

Baca Juga : Catat Ini Jarak Ideal Ganti Oli Motor Matic

Sementara jika Anda berada di lingkungan perkotaan yang rentan dengan kemacetan, dan motor hanya digunakan untuk aktivitas harian (ke kantor, pasar dan lainnya), pilih motor dengan sistem pendingin cairan.

Pastikan juga kondisi oli tetap baik. Jika terjadi kebocoran, segera tambal. Jangan sampai dibiarkan dibiarkan oli kering karena imbasnya bisa lebih parah. Pastikan juga Anda rutin melakukan perawatan mesin ke bengkel resmi secara berkala.

 

 

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya