Tips & Trik

Ini Dia Cara Mengendarai Motor Kopling yang Benar

Cara mengendarai motor kopling memang cukup berbeda. Pengendara perlu menjaga keseimbangan antara tangan dengan kaki ketika mengendarai motor ini.

Jenis motor kopling berbeda dengan jenis motor matic maupun motor bebek. Yang membedakannya disini adalah sistem koplingnya. Karena itu, cara mengendarai motor kopling ini sedikit berbeda. Pengendara perlu menjaga keseimbangan antara tangan dengan kaki ketika berkendara.

Mengendarai motor kopling membutuhkan kesigapan dan sebisa mungkin pengendara harus menghindari panik. Untuk dapat mengendarai motor kopling dengan baik, sebelumnya Anda perlu memahami hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebagaimana berikut.

Persiapan Sebelum Mengendarai Motor Kopling

cara_mengendarai_motor_kopling

  • Menggunakan Helm dan Sarung Tangan

Sebagai seorang pengendara, keselamatan adalah hal yang paling utama bagi Anda. Salah satu atribut untuk menjaga keselamatan adalah helm dan sarung tangan. Untuk menjaga keamanan, gunakan selalu keduanya ketika akan berkendara, khususnya untuk jarak jauh.

  • Pastikan Anda Sedang Fokus Agar Bisa Waspada

Mengendarai motor kopling berarti harus lebih waspada. Sebelum berkendara, pastikan Anda memiliki fokus yang penuh agar kuat dalam menempuh perjalanan. Apalagi ketika menggunakan motor kopling, kewaspadaan semestinya Anda tingkatkan.

  • Miliki Mental untuk Siap Berkendara

Terakhir, persiapkan mental Anda sebelum berkendara. Periksalah komponen motor kopling agar selalu dalam keadaan baik. Dengan begitu, secara mental, Anda pun akan merasa tenang. Pastikan juga tubuh dalam kondisi sehat ya.

Cara Kerja Motor Dengan Kopling Manual

Handle kopling merupakan tuas yang digunakan dalam kopling manual. Handle kopling terletak pada bagian kiri stang dan terhubung dengan kabel kopling. Bagian ini bekerja ketika ditarik, kawat kopling pun menarik pembebas kopling.

Hal ini mengakibatkan plat tekan dan plat gesek melakukan peregangan. Putaran kopling akhirnya tidak diteruskan pada poros kopling utama. Selanjutnya, ketika tuas ini dilepas secara tiba-tiba, motor akan langsung mati. Karena itulah, kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika mengendarai motor kopling.

Cara Mengendarai Motor Kopling dengan Benar

Untuk dapat berkendara dengan lancar, Anda perlu memahami teknik cara mengendarai motor kopling dengan benar. Berikut ini informasinya.

  • Persiapkan Fisik dan Mental Sebelum Berkendara

Pertama, pastikan Anda telah melakukan persiapan sebelum berkendara. Selain menyiapkan kondisi fisik dan peralatan berkendara, Anda juga perlu memeriksa kondisi motor. Pastikan motor kopling dalam kondisi sehat. Periksa kembali komponen-komponen motor untuk menghindari kecelakaan.

Ada baiknya, Anda mencoba motor kopling terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan di tanah lapang dengan mengatur tuas kopling. Sebab, bisa saja mesin motor mati karena Anda salah dalam mengatur tuas ketika akan berpindah gigi.

  • Periksa Komponen Motor Sebelum Berkendara

Setelah melakukan pemeriksaan dan percobaan tuas kopling, selanjutnya Anda perlu memastikan bahwa gigi transmisi berada pada posisi netral. Hal ini penting karena motor kopling saat ini sulit distarter ketika posisi gigi masuk.

Selanjutnya, ketika menghidupkan mesin, kopling perlu ditarik agar memudahkan dalam prosesnya. Setelah mesin motor hidup, tekan tuas kopling dengan menekan pedal transmisi ke arah depan. Hal ini dilakukan ketika akan memasukkan gigi transmisi ke posisi satu.

  • Cara Memperlakukan Tuas Kopling

Setelah memasukkan gigi transmisi ke posisi satu, Anda harus melepas tuas kopling dengan hati-hati. Sebaiknya jangan langsung menarik gas saat mesin motor belum bergerak. Jika menarik gas terlebih dahulu, Anda sebagai pengendara tentu akan kaget.

Sebaliknya, jika tuas kopling dilepas dengan gerakan yang cepat, mesin motor bisa langsung mati. Padahal, motor bisa langsung jalan tanpa Anda menarik tuas koplingnya. Seimbangkan diri agar lambat laun motor dapat berjalan dengan nyaman.

  • Cara Melakukan Perpindahan Gigi Transmisi

Ketika menghidupkan mesin, Anda telah melakukan pemindahan gigi transmisi ke posisi satu. Nah, selanjutnya lakukan pemindahan gigi transmisi kembali, ke posisi dua. Caranya adalah menarik tuas kopling dilanjutkan dengan menaikkan pedal transmisi.

Perpindahan ini cukup serius untuk diperhatikan. Pasalnya, tidak seperti motor matic yang bisa otomatis, motor kopling menggunakan teknik manual untuk perpindahan gigi transmisi. Ketika menarik tuas pun perlu diperhatikan.

Biasanya, ketika Anda menariknya terlalu lemah, gigi transmisi justru akan kembali ke posisi netral. Semestinya, berikan tarikan dengan tenaga cukup agar gigi transmisi berpindah ke posisi dua.

  • Kenali Urutan Gigi Transmisi Motor Kopling

Ketika memindahkan gigi transmisi, Anda perlu memperhatikan transmisi apa yang digunakan motor Anda. Saat ini, sebagian besar motor kopling menggunakan transmisi jenis percepatan 5 dan 6. Adapun gigi yang digunakan adalah posisi gigi (1-N-2-3-4-5-6) atau gigi (1-N-2-3-4-5).

Ketika menurunkan atau menaikkan gigi transmisi, tekanlah tuas kopling. Kemudian, lepaskan tuas tersebut secara perlahan. Sembari melepaskan kopling, lakukan penarikan tuas gas.

  • Cocokkan Kecepatan Berkendara dengan Tuas Kopling

Cara mengendarai motor kopling perlu dipahami dengan benar, termasuk dalam mencocokkan gigi yang tepat sesuai kecepatan berkendara. Untuk motor dengan kecepatan di bawah atau sama dengan 20 km/jam, sebaiknya menggunakan gigi transmisi pada posisi dua.

Sementara itu untuk motor dengan kecepatan 40 km/jam, sebaiknya Anda memposisikan gigi pada posisi tiga. Sedangkan untuk motor dengan kecepatan lebih dari 60 km/ jam sebaiknya Anda menggunakan gigi transmisi pada posisi empat.

Selanjutnya, ada juga posisi gigi lima dan enam. Posisi gigi ini cocok digunakan untuk kondisi kecepatan menengah ke atas. Nah, tujuan mencocokkan gigi transmisi dengan kecepatan adalah agar Anda lebih mudah berpindah ketika akan menambah atau mengurangi kecepatan.

  • Cara Menurunkan Tuas Kopling

Untuk menurunkan gigi transmisi, Anda cukup menarik tuas kopling dan menekan pedal ke bagian depan. Lakukan penarikan tuas kopling secara perlahan untuk menjaga keseimbangan. Jika dapat berkendara dengan stabil, Anda dapat mulai belajar menyesuaikan dengan tuas kopling.

Untuk pengendara pemula, sebaiknya menggunakan gigi transmisi pada posisi tiga. Hal ini bertujuan agar dapat berkendara secara stabil. Selain itu, dengan posisi gigi tiga ini, tuas kopling dapat diturunkan dan dinaikkan dengan mudah.

Cara Mengendarai Motor Kopling Pada Tanjakan

Setelah mahir berkendara pada tanah yang lapang, Anda juga perlu belajar cara mengendarai motor kopling dalam kondisi jalan menanjak atau menurun. Hal ini karena tuas kopling perlu diatur secara manual. Jadi, untuk bisa seimbang, Anda wajib mengetahui posisi gigi mana yang digunakan.

Untuk mengendarai motor dalam kondisi jalan menanjak, sebaiknya Anda memposisikan motor pada gigi transmisi satu atau dua. Tujuannya adalah agar tenaga atau mesin motor dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya, Anda tinggal berpindah gigi sesuai kecepatan yang Anda inginkan.

Nah, untuk pemindahan gigi juga tidak boleh dilakukan secara asal. Anda harus dapat menyesuaikan kecepatan agar tetap seimbang dalam berkendara. Untuk itu, panduan gigi transmisi dengan kecepatan motor dapat Anda perhatikan kembali.

Cara Mengendarai Motor Kopling Pada Turunan

Jika cara mengendarai motor kopling pada tanjakan saja ada tekniknya, Anda tidak perlu bingung ketika berkendara pada turunan. Caranya adalah dengan tinggal melepaskan tuas kopling supaya fitur Engine Brake dapat berfungsi. Fitur ini sangat penting untuk mengurangi kecepatan motor.

Selain itu, cara lainnya Anda dapat berpindah pada gigi paling bawah. Tujuannya, agar selepas turunan, Anda dapat langsung menarik gas tanpa harus mengorbankan performa mesin motor. Dengan ini, berkendara tetap nyaman dan motor tetap aman.

Berita Lainnya