Tips & Trik

Fungsi Ring Piston Motor Dan Tanda Kerusakannya

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/fungsi_ring_piston.jpg

Ring piston atau yang disebut juga ring seher adalah salah satu komponen motor yang cukup penting dan dipasang menjadi satu dengan piston motor.

Motor Anda tidak nyaman digunakan? Cobalah cek ring piston pada motor Anda, salah satu komponen penting yang dipasang dengan piston.

Ring piston ini terkadang tidak bekerja ketika motor sedang mogok, dan jika dibuka, maka piston akan berada dalam kondisi yang tidak sempurna.

Baca Juga : Yuk Ketahui Fungsi Connecting Rod Atau Batang Seher

Tapi tahukah Anda apa itu ring piston atau ring seher? Selain itu, bagaimana cara kerja ring ini pada motor yang Anda?

Nah, sebelum mengetahuinya, kenalilah terlebih dahulu fungsi ring piston motor dan tanda kerusakannya berikut ini.

Pengertian Ring Piston

Ring piston atau yang disebut juga ring seher adalah salah satu komponen motor yang mampu mempengaruhi kinerja pada mesin. Komponen ini dipasang menjadi satu dengan piston motor.

Baca Juga : Pengen Nyobain Main Drifting? Ini Spesifikasi Ban Yang Wajib Dipakai

Sesuai namanya, komponen ini berbentuk cincin dan ukuran diameternya lebih besar daripada piston.

Karena teksturnya yang elastis, maka ring ini jika dimasukkan dalam blok silinder sehingga dapat mengembang dan merapat. Hal ini akan menutup celah yang ada. Komponen motor yang satu ini berfungsi sebagai pembatas antara piston dengan dinding silinder dalam proses pembakaran.

Umumnya, ring piston terbagi menjadi tiga bagian, yaitu bagian paling, bagian tengah, dan paling bawah. Ring piston paling atas merupakan ring kompresi satu. Ring bagian tengah merupakan kompresi dua. Sedangkan ring bagian bawah merupakan ring oli.

Fungsi Ring Piston

Baca Juga : Alasan Kenapa Air Radiator Sengaja Diberi Pewarna

piston_motor

Berdasarkan letaknya, setiap bagian ring seher memiliki fungsinya masing-masing. Ring seher pertama atau yang paling atas berfungsi untuk menahan tekanan kompresi yang dihasilkan pada proses pembakaran.

Fungsi ring kedua atau tengah adalah sebagai kompresi sekaligus menyapu pelumas atau oli liner.

Ring paling atas dan tengah juga berfungsi untuk menjaga kompresi mesin agar dapat menghasilkan daya ledak.

Sedangkan ring ketiga atau yang sering disebut ring oil berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan membawa pelumas untuk piston dan linernya. Ring ketiga ini menjaga oli di liner agar tidak ikut naik masuk pada ruang bakar.

Secara keseluruhan, adanya ring piston atau ring seher pada motor memiliki tiga fungsi. Ketiga fungsi tersebut akan dijelaskan di bawah ini.

  • Mencegah kebocoran kompresi

Ring piston biasanya terletak di bagian atas ruang piston,  dan disebut sebagai ring kompresi. Ring ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi dalam ruang bakar. Ruang bakar sendiri berisi campuran antara udara dan bahan bakar.

Tinggi rendahnya tingkat kompresi dapat berpengaruh pada keadaan dan juga kinerja pada mesin. Jika kompresi mesin terlalu tinggi, maka mesin akan menjadi ngelitik. Sedangkan jika kompresinya berkurang, akan mengakibatkan lost power atau tenaga berkurang.

  • Mencegah masuknya oli mesin pada ruang bakar
Halaman 1 2 3 Tampilkan Semua

Berita Lainnya