Tips & Trik

Fitur Keselamatan Mobil yang Wajib Kamu Ketahui!

PUBLISHED DATE : 09 September 2023

Fitur Keselamatan Mobil Suzuki

Ketika akan memilih mobil yang tepat, selain melihat style dan kenyamanan, ada satu aspek yang tak boleh diabaikan, yakni keselamatan. Fitur keselamatan mobil merupakan secure systems terbaik yang bisa Anda miliki saat berada di jalan. 

Sistem keamanan mobil menjaga dalam situasi darurat untuk Anda dan penumpang lainnya. Dalam artikel ini, akan membahas secara mendalam apa saja fitur keselamatan pada mobil yang wajib diketahui dan dipahami penggunaannya.

Keselamatan Pasif dan Aktif

Apa saja safety device yang terdapat pada mobil? Airbag mobil, ABS, ESP, dan fitur keselamatan mobil lainnya terinstalasi dan dimiliki pada mobil modern. 

Seperti contoh sistem peringatan tabrakan, peringatan lalin belakang, pengingat pengemudi untuk beristirahat, dan banyak lagi. Fitur keselamatan pada mobil biasanya berfungsi secara aktif dan pasif.

Keselamatan aktif adalah fitur yang membantu mencegah kecelakaan, seperti ABS dan ESP. Sementara itu, keselamatan pasif adalah fitur yang berfungsi setelah kecelakaan terjadi, seperti airbag.

Fitur Keselamatan Mobil Aktif

Ketika berbicara tentang keselamatan di jalan, banyak orang memikirkan Airbag, sabuk pengaman, atau perlengkapan keselamatan pasif lainnya. Namun, ada satu aspek yang sering terlupakan namun sangat penting, yakni fitur keselamatan aktif. 

Fitur keselamatan mobil ini merupakan penjaga yang bekerja untuk mencegah kecelakaan sebelum terjadi. Berikut pembahasan beberapa fitur keselamatan aktif dan bagaimana fitur ini dapat meningkatkan keselamatan Anda saat mengendarai mobil di jalan.

1. Sistem Pengereman Anti-Lock (ABS)

Sistem keamanan mobil pengereman Anti-Lock atau ABS adalah fitur yang dapat menghindari roda mobil terkunci saat mengerem mendadak. Ini memungkinkan Anda tetap mengendalikan mobil bahkan dalam kondisi pengereman keras. 

Ketika Anda menginjak rem dengan kuat, ABS bekerja dengan cara mengatur tekanan pengereman di setiap roda. Hal ini memastikan mobil tetap stabil dan tidak oleng, yang dapat mencegah kecelakaan serius.

2. Kontrol Stabilitas (ESP)

Baca Juga : Kenali Penyebab Mobil Sering Menghentak Saat Berakselerasi

Kontrol Stabilitas, juga dikenal sebagai Electronic Stability Program (ESP) atau Vehicle Stability Control (VSC), adalah fitur keselamatan mobil yang membantu menjaga stabilitas mobil dalam berbagai kondisi. 

ESP berfungsi dengan cara mendeteksi apakah mobil mulai meluncur (understeer) atau ngepot (oversteer) saat berbelok atau dalam kondisi cuaca buruk. Ketika itu terjadi, ESP akan memperlambat roda untuk mengembalikan kendali mobil ke arah yang benar. 

Fitur ini sangat berguna saat mengemudi di jalan licin atau dalam situasi mendesak.

3. Kontrol Stabilitas Elektronik (ESC)

Kontrol Stabilitas Elektronik, atau ESC, adalah fitur yang bekerja untuk menjaga mobil tetap stabil saat mengemudi dalam kondisi licin atau saat melakukan manuver yang tajam. 

Ketika sistem mendeteksi mobil mulai kehilangan kendali, ESC akan mengurangi tenaga mesin atau memperlambat roda untuk mengembalikan kendali. Fitur ini membantu mencegah perputaran atau tergelincirnya roda mobil yang dapat menyebabkan kecelakaan.

4. Sistem Peringatan Tabrakan

Sistem peringatan tabrakan merupakan teknologi canggih dengan sensor yang dapat mendeteksi kendaraan di depan mobil Anda. 

Jika sistem mendeteksi bahaya tabrakan, seperti kendaraan berhenti mendadak di depan Anda, fitur keselamatan mobil akan segera memberi Anda peringatan. 

Beberapa sistem bahkan dapat melakukan pengereman otomatis jika Anda tidak merespons peringatan dengan cepat. Ini adalah fitur yang sangat efektif dalam menghindari tabrakan frontal.

5. Peringatan Lalin Belakang

Sistem peringatan lalin belakang merupakan fitur yang membantu Anda saat mundur dari tempat parkir. Fitur ini menggunakan sensor untuk mendeteksi kendaraan atau objek di belakang mobil Anda dan memberikan peringatan jika ada bahaya. 

Fitur keselamatan mobil ini sangat berguna saat Anda berada di area parkir yang ramai atau di lingkungan yang padat.

6. Sistem Pemantauan Titik Buta (Blind Spot Monitoring)

Sistem pemantauan titik buta membantu mengurangi risiko tabrakan saat Anda mengganti jalur. Fitur ini menggunakan sensor untuk mendeteksi kendaraan di samping dan belakang Anda yang mungkin tidak terlihat pada cermin samping mobil. 

Jika ada kendaraan dalam titik buta dan Anda mencoba untuk berpindah jalur, sistem ini akan memberi peringatan visual dalam bentuk suara.

7. Cruise Control Adaptive (ACC)

Cruise Control Adaptive adalah versi canggih dari cruise control biasa. Fitur ini memungkinkan mobil untuk mempertahankan jarak aman dengan kendaraan lain yang berada di depan Anda secara otomatis. 

Jika kendaraan di depan Anda melambat, ACC akan menyesuaikan kecepatan Anda secara otomatis. Ini akan sangat membantu untuk menghindari terjadinya tabrakan akibat pengemudi yang tidak merespons perubahan lalu lintas dengan cepat.

Fitur Keselamatan Mobil Pasif

Selain fitur keselamatan aktif yang bekerja untuk mencegah kecelakaan, ada juga fitur keselamatan pasif pada mobil yang berfokus pada perlindungan setelah tabrakan terjadi. 

Tujuan utama fitur ini adalah menghindari kecelakaan, namun kehadiran fitur-fitur ini juga sangat penting untuk melindungi penumpang saat mengalami kecelakaan yang tak terhindarkan. 

Simak bersama beberapa fitur keselamatan pasif yang terdapat di mobil adalah sebagai berikut.

1. Airbag Mobil

Airbag merupakan salah satu fitur keselamatan mobil yang paling dikenal dan sering digunakan dalam mobil modern. 

Airbag berbentuk “bantal balon pelindung mobil saat kecelakaan” yang akan mengembang secara otomatis saat terjadi tabrakan. Airbag akan melindungi kepala dan tubuh pengemudi serta penumpang dari cedera serius. 

Apa itu double air bag? Airbag hadir dalam berbagai posisi, termasuk di bagian depan, samping, dan kadang-kadang di langit-langit mobil. 

Airbag bekerja dengan sensor yang mendeteksi percepatan mendadak, dan saat terjadi tabrakan, Airbag akan mengembang dalam waktu sekejap. 

2. Sabuk Pengaman

Apa yang dimaksud dengan safety belt? Sabuk pengaman adalah fitur keselamatan pasif yang paling mendasar dan penting. Seat belt atau safety belt merupakan perlindungan pertama dalam keselamatan para penumpang.

Baca Juga : Kelebihan Sasis Mobil New Carry Pick Up

Saat terjadi tabrakan, sabuk pengaman mobil akan mengunci penumpang ke kursi mereka, mengurangi risiko cedera serius akibat tabrakan.

3. Kursi Bayi dan Booster Seat

Kursi bayi dan booster seat adalah fitur keselamatan penting untuk anak-anak. Fitur ini dirancang untuk mengamankan anak-anak di dalam mobil, sesuai dengan ukuran dan beratnya. 

Penggunaan kursi bayi yang tepat sangat dapat mengurangi resiko cedera pada anak-anak saat kecelakaan.

4. Struktur Karoseri Kuat

Mobil modern dibangun dengan struktur karoseri yang kuat yang dirancang untuk menyerap dan mengalihkan energi tabrakan dengan lebih baik. 

Ini dapat membantu melindungi penumpang di dalam mobil dengan meminimalkan deformasi (perubahan bentuk karena tekanan eksternal) pada kendaraan.

5. Sensor Tabrakan

Sensor tabrakan merupakan komponen elektronik yang dapat mendeteksi terjadinya tabrakan. 

Ketika tabrakan terjadi, sensor ini dapat mengaktifkan berbagai sistem keselamatan, termasuk penguncian sabuk pengaman, pengembangan Airbag, dan mematikan bahan bakar untuk mengurangi risiko kebakaran.

Pentingnya Pemahaman

Pemahaman tentang fitur-fitur keselamatan ini adalah krusial. Diinstalasi tidak hanya untuk menarik minat pelanggan, tetapi untuk melindungi Anda dan orang-orang yang Anda cintai saat berada di jalan. 

Sebelum membeli mobil, luangkan waktu untuk memahami bagaimana setiap fitur keselamatan berfungsi dan apa manfaatnya. Ingat juga untuk selalu memilih mobil dengan fitur keselamatan yang lengkap.

Penutup

Sekian pembahasan kali ini mengenai apa itu safety mobil dan berbagai fitur keselamatan mobil yang wajib diketahui. Semoga bermanfaat!

Berita Lainnya