Cara Kerja Turbocharger pada Mobil, Bagaimana Bisa Meningkatkan Tenaga Mesin?
15 Mei 2026
Admin
Bagikan
Banyak pemilik mobil yang penasaran terkait cara kerja turbocharger. Pasalnya, mesin turbocharger merupakan salah satu jenis mobil yang membuat mobil bisa berjalan.
Jenis mesin ini lebih familiar dengan nama mesin turbo. Fungsinya yang krusial membuat banyak orang penasaran. Tidak hanya perihal cara kerja, tetapi juga manfaat dan perbedaannya dengan mesin supercharger.
Oleh sebab itu, Anda tidak boleh melewatkan pembahasan kali ini. Karena akan dibahas secara detail terkait cara kerja mesin turbocharger, manfaat serta tips perawatannya. Mari baca sampai tuntas!
Mengenal Fungsi Turbocharger Mesin Mobil
Sebelum membahas dengan detail mengenai cara kerja turbocharger, tidak ada salahnya untuk mengetahui secara jelas terkait fungsi jenis mesin satu ini.
Secara umum, mesin turbo berfungsi untuk memutar baling-baling pada mesin mobil agar dapat memunculkan udara yang nanti akan dikompres oleh gas buang yang berasal dari mesin. Mesin turbo memiliki dua turbin, yaitu drive turbine dan driven turbine.
Kedua turbin tersebut memiliki fungsi yang kurang lebih sama, yaitu penggerak mesin agar aliran gas buang dapat berputar optimal. Sehingga, mobil Anda dapat melaju dengan semestinya.
Cara Kerja Turbocharger
Untuk memahami fungsi dari mesin turbocharger, rasanya kurang lengkap jika tidak dibarengi dengan penjelasan mengenai cara kerjanya.
Jadi, cara kerja mesin turbo menggunakan aliran udara yang dihasilkan dari pembakaran gas buang. Lalu, mesin turbo memanfaatkan gas buang untuk memutar turbin dan meningkatkan suplai udara ke mesin. Selain itu, pada bagian turbocharger juga terdapat proses pada beberapa bagiannya.
1. Cara Kerja Turbin
Hal pertama yang perlu Anda pahami adalah cara kerja komponen turbin pada mesin turbo. Turbin berkaitan dengan aliran gas buang, yang mana saat mesin berputar atau dinyalakan, maka energi gas buang mengalir melewati turbin pertama atau sudu.
Sebelum gas buang sampai ke turbin pertama, komponen silinder mesin mobil yang berada di bawah tekanan akan mendorong gas buang hasil pembakaran.
Cara kerja inilah yang nantinya akan menghubungkan gas buang atau udara sehingga dapat berputar otomatis dan optimal.
2. Cara Kerja Mode Operasi Kedua
Setelah turbin pertama atau sudu berhasil menghisap aliran udara masuk ke mesin, maka mesin turbo akan bekerja optimal.
Jika turbin berputar dan udara banyak yang masuk, maka sensor tekanan turbo akan mendeteksi tekanan manifold untuk dikirim ke komponen ECU mesin mobil. Pada tahap kerja ini, poros turbin dapat berputar hingga 80.000 rpm.
3. Cara Kerja Mode Operasi Ketiga
Mode operasi ketiga pada kinerja turbocharger berpusat pada udara yang sudah terkompresi akan bersuhu lebih tinggi. Udara yang hangat akan berpengaruh pada proses pembakaran di ruang bakar.
Pada tahap kerja ketiga ini biasanya membutuhkan komponen tambahan berupa intercooler agar mampu mengontrol suhu udara sebelum masuk ke ruang bakar.
4. Cara Kerja Mode Operasi Keempat
Mode operasi keempat berarti mesin turbocharger bekerja dengan kondisi udara sudah masuk ke ruang silinder dan siap untuk melewati proses pembakaran.
Pada mode ini, kandungan oksigen pada udara menjadi lebih tinggi sehingga intensitasnya lebih padat. Hal tersebut dapat membantu mempercepat proses pembakaran mesin mobil Anda.
Adanya bantuan dari komponen throttle akan memonitor berapa banyak udara yang masuk dan dibutuhkan. Anda juga dapat memasang exhaust valve untuk melindungi mesin dari dorongan berlebih yang dihasilkan dari kecepatan turbin.
5. Cara Kerja Mode Operasi Kelima
Setelah udara masuk ke dalam silinder atau turbin dan melakukan kinerjanya, yaitu menjadi energi ruang pembakaran, maka selanjutnya penting untuk beberapa komponen turbocharger untuk membangkitkan ECU mesin.
Air flow meter, turbo pressure sensor, throttle position dan engine speed sensor bertugas untuk memberikan sinyal pada komponen ECU. Sehingga, nantinya ECU akan menghitung dengan tepat jumlah bahan bakar yang dibutuhkan oleh ruang bakar.
Perbedaan Cara Kerja Turbocharger dan Supercharger
Selain mesin turbocharger, Anda juga perlu memahami jenis mesin supercharger serta perbedaannya dengan mesin turbo. Singkat saja, kedua jenis mesin ini memiliki perbedaan di berbagai aspek, antara lain:
1. Cara Kerja
Mesin turbocharger menggunakan gas buang untuk memutar turbin. Sedangkan mesin supercharger menggunakan tenaga mekanik atau sabuk atau belt untuk mendapatkan udara.
2. Respons Mesin
Mesin turbocharger memiliki karakter “jeda”, yang mana terdapat waktu di antara meningkatkan putaran mesin dan tekanan udara. Untuk respons mesin supercharger cenderung langsung.
3. Kecepatan Maksimum
Mesin turbocharger lebih mampu mencapai tekanan udara dan putaran mesin lebih tinggi. Berbeda dengan mesin supercharger yang tekanan udaranya konstan sesuai dengan putaran mesin.
Manfaat Turbocharger Bagi Performa Mesin Mobil
Sekarang, mobil-mobil seperti Suzuki Fronx dan Suzuki Jimny menggunakan mesin turbocharger pada teknologi rancangannya. Hal ini tentu berkaitan dengan kegunaan atau manfaat dari jenis mesin itu sendiri. Berikut penjelasannya:
1. Efisiensi Bahan Bakar
Kegunaan mesin turbocharger dapat membuat Anda lebih irit bahan bakar. Dikarenakan saat sisa pembakaran dihasilkan, maka proses selanjutnya dipadatkan kembali sehingga mampu dikembalikan lagi ke ruang bakar.
Baca Juga : Bukan Sekedar Aksesories, Ini Fungsi Utama High Mount Stop Lamp
2. Ramah Lingkungan
Kehadiran teknologi turbocharger membuat udara di dalam mesin lebih banyak dan proses pembakaran optimal. Sehingga, pembuangan gas emisi menjadi sedikit dan tentunya menjadi lebih ramah lingkungan.
3. Bising Pada Mesin Berkurang
Karena ada mesin turbocharger, Anda tidak perlu berhadapan dengan masalah suara mobil bising. Mobil yang menggunakan teknologi mesin ini cenderung memiliki suara halus karena saluran pembuangan digunakan sebagai pemutar turbin.
4. Optimalisasi Proses Pembakaran
Mesin turbocharger membuat struktur dan proses pembakaran mesin lebih optimal. Selain itu, dengan menggunakan mesin jenis ini, kondisi di bawah kap lebih bersih.
Turbocharger kecil yang terdapat pada tipe mobil city car atau MPV, memiliki tenaga yang relatif tinggi, yaitu 30%-60%. Jadi, jangan sepelekan kinerja mesin turbocharger yang kecil pada mobil Anda.
Tips Perawatan Turbocharger Pada Mobil
Karena fungsinya yang krusial dan kinerjanya harus dirawat, maka Anda perlu tahu perawatan optimal untuk mesin turbocharger ini. Beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar mesin turbocharging optimal adalah:
- Menggunakan oli mesin berkualitas dan rutin menggantinya. Pakai oli mesin yang resmi dan ganti oli setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.
- Selalu panaskan mesin sebelum Anda berkendara. Cukup dengan waktu 3-5 menit untuk memanaskan mesin turbocharger.
- Rutin bersihkan filter udara karena berguna untuk mengoptimalkan kualitas udara yang masuk ke dalam mesin.
- Hindari mematikan mesin secara tiba-tiba setelah berkendara cepat.
Itulah pembahasan detail terkait cara kerja turbocharger beserta tips-tips bermanfaatnya. Rawat komponen mesin-mesin mobil Anda sebaik mungkin agar kinerjanya selalu optimal serta terhindar dari kerusakan lebih dini.
Penting untuk selalu mengutamakan penjadwalan servis mobil untuk mencegah risiko kerusakan lebih dini.
Jika Anda butuh konsultasi terkait optimalisasi mesin turbo, Anda dapat menghubungi bengkel resmi terdekat. Pilih bengkel resmi Suzuki untuk mendapatkan konsultasi dan pelayanan servis maksimal. Untuk artikel bermanfaat lainnya, Anda dapat klik di sini!