Tips & Trik

Awas, Ini Ciri Mesin Kapal Laut yang Akan Rusak

PUBLISHED DATE : 19 September 2021

Ruang Mesin Kapal

Setiap mesin yang mengalami kerusakan pasti memiliki tanda yang bisa dikenali oleh manusia. Tidak terkecuali mesin kapal laut yang sering digunakan. Semua ciri kerusakan ini wajib diketahui oleh para pelaut termasuk nelayan. 

Apabila Anda memiliki kapal atau menjadi awak kapal, penting sekali untuk mengetahui ciri kerusakan mesin. Dengan begitu langkah perbaikan bisa segera dilakukan sebelum kerusakan semakin parah. 

8 Ciri Mesin Kapal Laut yang Mengalami Kerusakan 

Setiap nelayan dan awak kapal harus tahu cara memperbaiki kerusakan pada mesin saat berlayar. Keterbatasan peralatan tidak bisa menjadi alasan untuk membiarkan kerusakan yang terjadi. 

Kecelakaan kapal laut bisa saja terjadi jika awak kapal lalai dalam menjalankan tugasnya mendeteksi kerusakan. Oleh karena itu, Anda bisa mengenali ciri awal rusaknya mesin berikut ini. 

  1. Muncul Suara Berisik atau Tidak Normal

Pelaut harus peka terhadap suara mesin yang keluar dari kapal. Mesin kapal selalu mengeluarkan suara, tapi jika terdengar kurang normal seperti terlalu berisik bisa menjadi ciri kerusakan yang pertama. 

Suara yang tidak normal bisa terdengar lirih di awal kemudian menjadi lebih keras karena kerusakan semakin parah. Cara mudah untuk mengetahuinya adalah mendengarkan suara mesin dari jarak yang dekat. 

Dengar dan amati selama beberapa menit apakah suara yang terdengar masih normal. Jika tidak, segera cek asal suara tersebut. 

    2. Getaran Mesin yang Meningkat Drastis 

Ciri mesin kapal laut yang akan mengalami kerusakan adalah ketika getaran mesin mulai meningkat. Sebuah hal yang normal ketika timbul getaran pada mesin, dikarenakan terjadi gesekan antar komponennya. 

Hanya saja perlu analisis getaran secara detail untuk mengetahui ketika terjadi perubahan pergerakan. Getaran yang semakin meningkat bisa disebabkan salah satu baut yang kendur sehingga perlu dikencangkan. 

Baca Juga : Mengenal Apa itu Kapal Destroyer

Masing-masing mesin memiliki frekuensi yang berbeda-beda, inilah yang harus dipahami para pelaut. Menganalisis getaran secara berkala saat melaut sangatlah penting karena bisa mencegah kerusakan semakin parah. 

    3. Tercium Bau 

Kerusakan juga bisa ditandai dengan bau yang muncul dari mesin kapal laut. Sangat mudah mendeteksi kelainan pada mesin dari bau karena indera penciuman manusia cukup tajam. Bau yang muncul biasanya seperti gosong atau cukup menusuk yang seharusnya tidak ada.

Asal bau ini bisa dikarenakan bocornya minyak oli, suhu yang terlalu panas pada mesin, bahkan kabel terbakar. Hanya dari bau saja Anda sudah bisa mendeteksi asal kerusakan karena masing-masing penyebab memiliki bau yang berbeda-beda. 

Contohnya ketika yang muncul adalah bau terbakar biasanya disebabkan suhu pada kumparan motor meningkat. Ada juga bau yang disebabkan oleh kebocoran pada uap, biasanya bau akan lebih meredam. 

    4. Keluar Asap

Mesin kapal laut juga memiliki pipa pembuangan asap dari ruang bakar dan bagian ini juga perlu dicek secara rutin. Pemantauan dilakukan dari mesin utama, mesin ketel sampai dengan mesin bantu. 

Masing-masing akan mengeluarkan asap yang warna serta kepadatannya berbeda-beda. Asap ini juga bisa menilai apakah pembakaran terjadi dengan sempurna. Jenis asap yang berbahaya adalah ketika warnanya hitam serta pekat. 

Artinya permasalahan sering terjadi pada sistem injeksi bahan bakar atau bisa juga pembakaran yang tidak tepat. Apabila asap yang keluar berwarna putih, tandanya pada ruang bakar atau bahan bakar. 

    5. Terjadi Kebocoran

Saat melakukan inspeksi mesin kapal laut dan menemukan kebocoran, jangan diabaikan. Kebocoran adalah hal paling berbahaya karena bisa membuat mesin mati. Bocor juga bisa memicu kebakaran pada kapal, banjir, hingga kecelakaan saat kapal sedang berlayar. 

Beberapa bagian mesin yang paling sering mengalami kebocoran adalah pada sistem perpipaan bahkan mesin. Periksa bagian tangki bahan bakar serta kebocoran oli yang bisa mempengaruhi masalah pergerakan mesin. 

Supaya bisa mendeteksi lebih dini kebocoran, Anda bisa membuat jadwal pengecekan secara rutin. Buat juga daftar bagian mana saja yang harus dicek secara detail.

mesin_kapal

    6. Penyimpangan Parameter Stabilitas Kapal 

Setiap kapal memiliki parameter stabilitas yang perlu dicatat dengan rapi supaya bisa menjadi informasi pelaut lainnya. Melalui catatan tersebut pelaut dapat membandingkan stabilitas kapal ketika sedang berlayar. 

Khususnya pada saat melakukan putaran, ketika terjadi penyimpangan dari parameter stabilitas kapal sebelumnya maka harus segera ditindaklanjuti. Pengecekan pada mesin dengan terperinci pun harus dilakukan, demi mencegah terjadinya kecelakaan. 

    7. Alarm Kapal Menyala 

Indikator lain yang bisa menjadi tanda mesin kapal laut mengalami masalah adalah menyalanya alarm. Ketika menyala artinya terdapat masalah besar yang terjadi, baik itu di bagian mesin atau struktur kapal. 

Masing-masing mesin biasanya memiliki alarm khusus yang bisa diperhatikan sehingga memudahkan pelaut untuk melakukan pengecekan. Contohnya saja alarm detektor kabut oli yang menyala pada mesin utama atau tambahan. 

Bisa juga alarm yang menyala menandakan bahwa suhu pada bak mesin dan suhu pembersih yang abnormal. Tidak sedikit kecelakaan kapal laut terjadi hanya karena pelaut menyepelekan alarm yang menyala ini. 

    8. Terjadi Perubahan Ampere 

Saat ini sudah banyak kapal yang memanfaatkan sistem elektrik untuk pengoperasiannya. Kemajuan ini juga membuat pelaut harus lebih rutin dalam mengecek arus yang dialirkan pada semua komponen mesin termasuk pompa.

Arus yang tinggi menjadi indikasi bahwa terjadi beberapa kerusakan seperti drum kopling dan gigi transmisi yang bermasalah. Bisa juga karena adanya tekanan mengais yang tinggi dari yang disediakan kipas. 

Supaya kedelapan tanda ini bisa Anda ketahui sejak dini maka pengamatan masalah pada semua sistem yang terhubung harus dilakukan dengan rutin. Contohnya saja ketika tangki ekspansi turun drastis maka Anda harus memeriksa adanya kebocoran pada mesin atau generator bahkan kompresor. 

Selain itu Anda juga harus mengenali struktur mesin dengan lebih detail baik bagian dalam dan luarnya. Penting juga mempelajari rekaman perubahan dari laporan yang sudah dibuat sekaligus perawatan apa saja yang telah dilakukan. 

Ganti Oli Mesin, Salah Satu Perawatan Rutin Mesin Kapal 

Baca Juga : Yuk Ketahui Jenis Jenis Kapal Laut dan Fungsinya

Mesin kapal laut membutuhkan perawatan yang rutin khususnya soal penggantian oli mesin. Baik itu mesin utama maupun mesin tambahan dengan oli berkualitas seperti Suzuki ECSTAR untuk Outboard Machine. 

Pada bulan September 2021 ini Suzuki akan launching produk terbarunya yaitu oli ECSTAR yang menggantikan Suzuki Genuine Oli (SGO). 

Di antara produk olinya, Suzuki menciptakan  ECSTAR untuk Out Board Machine dengan tiga varian yang digunakan untuk oli kapal laut. Pelumas ECSTAR telah diformulasikan secara khusus untuk mesin Suzuki dan telah lolos pengujian berat. 

Pengujian tersebut meliputi kualitas, daya tahan, performa dan masih banyak lagi.  Ada tiga produk Suzuki Ecstar Out Board Machine yang bisa Anda pilih sebagai berikut. 

  1. V7000 ECSTAR 10W-40 SJ Semi Synthetic

Pelumas mesin 4T yang telah dikembangkan secara khusus sehingga mampu melindungi mesin secara optimal agar performanya lebih lancar. ECSTAR V700 telah menggunakan bahan aditif Viscosity Index Improver yang memudahkan mesin pada suhu rendah. 

Dikemas dalam ukuran 4 liter yang sudah dilengkapi dengan deterjen yang mampu menjaga komponen mesin tetap bersih. Kualitasnya tinggi sehingga mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar dan digunakan pada jenis mesin 4T OBM. 

    2. V5000 ECSTAR 10W-40 SJ

Oli yang dikembangkan eksklusif dan sudah disetujui oleh Suzuki Motor Corporation, Japan. Dirancang agar dapat melindungi mesin dari masalah karat serta keausan. 

Viskositasnya lebih stabil dan penguapannya rendah. Digunakan untuk semua mesin 4T OBM. Tersedia kemasan 4 liter. 

    3. V2000 ECSTAR 2T Marine Engine Oil

Oli mesin yang memberikan hasil pembakaran lebih besar sehingga berdampak pada berkurangnya deposit karbon di ruang pembakaran. Mampu memberikan perlindungan pada mesin dari karat. 

Kinerjanya sangat baik pada mesin bersuhu rendah maupun tinggi.  Oli mesin yang dapat mencegah keausan serta kerusakan pada piston dan ring piston. Dikemas dalam 1 liter dan digunakan pada semua mesin 2T OBM. 

Anda tinggal pilih manakah Ecstar Out Board Machine yang sesuai dengan jenis mesin kapal

Berita Lainnya