Tips & Trik

Tips Mengatasi Air Radiator Mobil Yang Cepat Habis

PUBLISHED DATE : 23 Juni 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/67030490_s.jpg

Radiator merupakan salah satu benda pemindah energi antar bidang satu dan lainnya, dengan fungsi pemanas maupun pendingin. Secara umum, benda ini digunakan untuk kendaraan transportasi darat , seperti mobil.

Pada mobil pun dalam pemakaian air untuk radiator juga bisa mengalami kehabisan. Oleh sebab itu, selain menggunakannya, Anda juga perlu mengetahui tips-tips untuk mengatasi air dalam radiator kendaraan mobil yang cepat habis. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui:

Tips Mengatasi Air  Pada Radiator Yang Cepat Habis

Baca Juga : Hindari Hal-Hal Berikut yang Bisa Menyebabkan Mobil Terbakar

46116246_s

Pertama hal yang harus dilakukan untuk mengatasi agar air pada radiator tidak cepat habis adalah mengganti penutupnya dengan yang lebih layak. Hal ini tentu penting karena penutup pada organ mobil yang tidak seprima sebelumnya akan menimbulkan airnya cepat habis.

Tips berikutnya yang penting untuk mengatasi keadaan seperti ini adalah dengan merawat salah satu komponen mobil tersebut dengan baik.

Baca Juga : Gejala Mesin Mobil Perlu Dilakukan Overhaul

Cara perawatan yang paling sederhana dan mudah diterapkan adalah melakukan pengurasan airnya secara berkala. Pengurasan berkala ini, misalnya selama dua bulan sekali agar karat-karat tidak mengendap.

Pembersihan bagian radiator selain menguras air juga dengan memperhatikan kebersihan komponen pendukungnya. Hal ini dikarenakan komponen-komponen yang ada di dalamnya biasanya ada yang tersumbat, sehingga airnya tidak lancar.

Penyebab habisnya air terkadang juga bukan karena masalah internal saja. Oleh karena itu, agar keadaan cepat membaik, tips berikutnya adalah dengan segera membawa bagian ini ke bengkel. Karena hal ini penting untuk menemukan kerusakan yang tidak terlihat mata orang awam.

Baca Juga : Mesin Mobil Bergetar Saat Diam, Apa Penyebabnya?

Tips selanjutnya untuk mengatasi keadaan ini agar airnya tidak cepat habis adalah memeriksa putaran kipas di dalam aku. Karena pada bagian kipas ini ada berbagai macam penyebab yang bisa menimbulkan kerusakan.

Pada bagian urgen mobil ini juga dilengkapi selang sebagai jalan mengalirnya air. Akan tetapi jika selang radiator kurang rapat, justru akan merugikan pemiliknya. Maka dari itu, keadaan selang radiator harus diperiksa dengan baik untuk memastikan posisinya tetap tertutup rapat.

Tips memeriksa selang tersebut juga dapat berguna untuk memastikan masih layak tidaknya komponen yang satu ini. Apabila ditemukan ketidaklayakan, maka bisa untuk segera digantikan. Selain itu, tips mengatasi kondisi ini juga berguna untuk memeriksa penutup pembuangan dan kompresi mesin.

Penyebab Air Radiator Cepat Habis

Melihat dari beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi air radiator yang cepat habis sebelumnya maka dapat ditarik garis besar penyebab kebocorannya. Penyebab pertama yang mungkin terjadi adalah penutupnya yang sudah aus.

Kondisi penutup yang aus ini terkadang dipicu karena karetnya penutupnya dalam keadaan sudah tidak kuat lagi. Dengan kondisi tutup yang bisa dikatakan tidak prima lagi tersebut, maka akan mengakibatkan airnya mengalir deras. Ini menyebabkan air yang seharusnya menjadi cadangan ikut terpakai.

Keadaan tersebut bisa diatasi dengan menerapkan tips sebelumnya. Selain tutupnya tidak rapat, penyebab cepat habisnya air juga karena kompresor mesin yang telah bocor. Hal ini juga tidak mudah terdeteksi karena keberadaanya yang sulit terlihat dibandingkan dengan komponen lainnya.

Kebocoran yang terjadi ini biasanya timbul saat mesin dihidupkan tanpa menutup radiator terlebih dahulu. Walaupun tidak terlihat, kondisi ini bisa dengan mudah diidentifikasi. Salah satu caranya dengan memperhatikan keadaan busi cepat basah atau tidak, serta dengan melihat campuran air pada oli.

Kondisi yang tidak rapat dan dapat menimbulkan habisnya air pada radiator selanjutnya adalah pada tutup air buangan. Penutup buangan ini terletak di bagian bawah mesin, sehingga kurang menjadi perhatian.

Maka tidak ada salahnya mulai dari sekarang mulai memperhatikannya jika perlu diberi perekat agar lebih kuat.

Penyebab cepat habisnya air pada beberapa komponen yang kurang rapat juga disebabkan kebocoran pada beberapa bagian. Misalnya pada bagian sirip yang bocor, hal ini akan mempengaruhi berkurangnya air.

Bagian lain yang mungkin saja bocor adalah komponen kipas, sehingga airnya akan banyak berkurang. Kondisi ini biasanya diakibatkan oleh karbon pada kipas yang telah menipis juga magnet di dalamnya sudah tidak pada posisi awal.

Kebocoran-kebocoran pada komponen mobil satu ini juga bisa terjadi pada selang pipa dan bagian lainnya.

Tips Merawat Air Radiator Mobil

Menjadi pengguna yang baik dan bertanggung jawab, selain mengatasi ketika air pada radiator cepat habis juga harus merawatnya sebagai bentuk pencegahan. Pencegahan ini bisa diterapkan agar tidak terjadi keborosan air yang timbul serta kerjanya tetap prima.

Perawatan air pada radiator mobil yang pertama adalah dengan memperhatikan dengan baik volume air yang ada. Hal ini dapat dilakukan dengan rutin melihat volume airnya. Selain untuk memastikan volumenya, pemantauan ini juga penting agar air tidak overheat.

Tips perawatan komponen ini berikutnya adalah dengan melakukan pembersihan secara berkala. Pembersihan ini salah satunya harus dilakukan pada tangki mesin. Hal ini penting untuk memantau kebersihannya. Selain itu juga sebagai bentuk pencegahan yang mungkin saja terjadi bila terus dibiarkan.

Pembersihan bisa diterapkan mulai dari minimal dua minggu sekali. Karena banyaknya logam yang mungkin saja terbawa aliran air lewat lubang khusus dalam mesin. Dengan begitu mesin akan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

Perawatan berikutnya yang mudah sekali penerapannya adalah dengan tidak memakai air keran. Hal ini berhubungan dengan fungsi air dari radiator mobil sendiri, karena selain untuk pendingin juga sebagai pencegah timbulnya karat pada saluran dalamnya.

Alasan inilah yang menyebabkan tidak disarankannya penggunaan air keran sebagai pengisinya. Karena dapat dilihat jika air keran memiliki sifat penyebab korosi yang tinggi pada mesin. Di samping itu air keran juga memiliki kandungan karbon yang diatas rata-rata.

Menghindari pemakaian air keran bisa dilakukan dengan alternatif pemakaian air coolant. Air ini lebih baik dipakai karena dapat menjaga kondisi temperatur mesin. Keuntungan lainnya adalah air ini pun bisa digunakan sebagai pembersih karat dan kotoran.

Tips perawatan yang terakhir yang paling mudah penerapannya adalah melakukan penggantian air secara periodik. Kegiatan ini penting agar volume air di dalamnya tetap baik dan tidak overheat, sehingga penggunaannya akan tetap prima dimanapun dan kapanpun.

Akibat Mobil Yang Kekurangan Air Radiator

Apabila sudah mengetahui penyebab, cara mengatasi dan perawatan ada baiknya juga memperhatikan akibat yang ditimbulkan jika radiator kekurangan air. Beberapa akibat yang mungkin timbul tersebut salah satunya akan menjadikan mesin overheat.

Kondisi overheat ini biasanya dirasakan saat pengguna mobil mengalami kemacetan. Saat keadaan macet, radiator mobil akan melakukan pendinginan agar tetap normal. Namun jika airnya kurang, yang terjadi malah overheat atau kenaikan suhu mesin mobil diatas rata-rata.

Pengguna yang bijak tentu tidak menginginkan hal ini, maka harus memperhatikannya sebelum berkendara. Selain itu, akibat yang mungkin timbul saat kekurangan air adalah munculnya suara pada mesin mobil.

Munculnya suara-suara pada mesin ini yang dimaksud jika tidak senormal biasanya. Dengan begitu, mesin mobil akan cepat mengalami kerusakan apabila tidak cepat mendapat penanganan.

Berita Lainnya