Tips & Trik

Mengenal Cara Kerja Mesin Motor Tempel Suzuki

PUBLISHED DATE : 09 Desember 2022

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/SIS-Nov-Blog-4-(1).jpg

Sebelum motor tempel diciptakan, satu-satunya cara untuk menggerakkan perahu adalah dengan dayung atau layar. Meskipun terlihat sangat elegan, namun tentunya mendayung atau berlayar butuh tenaga yang besar dan waktu yang lebih lama. Belum lagi jika Anda harus mengandalkan cuaca. Untungnya, mesin perahu atau motor tempel hadir di abad ke 20 dan memudahkan kebutuhan transportasi air masyarakat di seluruh dunia. 

Berbicara tentang mesin perahu atau motor tempel, tentu Anda penasaran bagaimana mesin ini bisa menggerakkan perahu dengan berbagai jenis ukuran? Nah, di artikel kali ini Suzuki Marine akan mengajak Anda untuk memahami cara kerja mesin diesel atau mesin perahu tempel Anda. Mari disimak jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan untuk tahu seluk beluk tentang mesin perahu atau motor tempel. 

Pada dasarnya kinerja motor tempel sama seperti mesin mobil, yaitu menghasilkan gerak dengan membakar bensin dengan oksigen dalam silinder logam. Silinder memiliki piston geser yang mendorong engkol dan engkol menggerakkan poros yang akhirnya menggerakkan baling-baling. Perbedaan utamanya adalah biasanya pada motor tempel memiliki jumlah silinder lebih sedikit, yang beroperasi dalam sistem 2 tak atau 4 tak. Untuk menggerakkan perahu dengan motor tempel, Anda cukup memiringkan seluruh permukaan mesin motor sehingga baling-baling mendorong air menjauh darinya secara miring. Anda dapat melaju lebih cepat dengan membuka gas sehingga motor tempel membakar lebih banyak bahan bakar dan berputar lebih cepat.

Baca Juga : Review Lengkap All New Suzuki Ertiga

Cara Kerja Motor Tempel

Secara sederhana, tahapan kinerja motor tempel bisa dirangkum seperti di bawah ini: 

  1. Tenaga dihasilkan dari proses pembakaran dari dalam silinder. Pada motor tempel, bahan bakar ditampung dalam tangki yang berada di bagian atas, biasanya tangki ini mampu menampung sekitar 23 liter. 
  2. Saat proses pembakaran, muncul gas bahan bakar yang terbakar dan mengembang, gas ini kemudian mendorong piston untuk bergerak bolak-balik di dalam silinder. 
  3. Batang piston memutar poros engkol, mengubah gerakan bolak-balik pada piston menjadi gerakan berputar. Kemudian poros engkol mulai memutar poros penggerak utama yang mengalir di sepanjang tulang belakang motor.
  4. Daya ini kemudian diteruskan lewat gearbox kecil di bagian bawah driveshaft yang kemudian mengubah gerakan vertikal menjadi gerakan horizontal.
  5. Lalu gerakan inilah yang akan memberikan tenaga di roda gigi yang berputar secara horizontal untuk kemudian bisa menggerakkan baling-baling dan juga mendorong perahu bisa bergerak melewati air. 

Itu tadi gambaran secara singkat tentang cara kerja motor tempel. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal motor tempel kesayangan Anda. Untuk tahu lebih banyak seputar tips dan trik mesin perahu dari Suzuki motor, kunjungi https://www.suzuki.co.id/marine 

Baca Juga : Kupas Tuntas Fitur Terkini Dan Performa Suzuki Ignis

 

Halaman 1 Tampilkan Semua

Berita Lainnya