Tips & Trik

Ini Rahasianya agar Ban Motor Awet dan Tidak Cepat Botak

PUBLISHED DATE : 26 Oktober 2023

Ini Rahasianya Agar Ban Motor Awet Dan Tidak Cepat Botak

Fungsi dari ban motor sangat beragam. Selain membuat kendaraan terus berjalan, satu-satunya komponen yang menyentuh jalan ini juga secara langsung mempengaruhi kinerja dan keamanan Anda saat berkendara.

Namun sayang, masih banyak yang kurang memperhatikan kualitas dan kondisi ban yang dipakai. Padahal, ban yang aus atau tidak terawat dengan baik bisa membuat risiko kecelakaan meningkat, belum lagi biaya penggantian yang tidak murah.

Oleh sebab itu, penting untuk Anda memahami cara merawat ban pada motor agar awet dan tahan lama. Ingin tahu bagaimana caranya? Jangan lewatkan pembahasan berikut!

8 Penyebab Umum Ban Motor Cepat Botak

Sebelum membahas cara merawat ban, Anda perlu mengenali apa saja yang bisa membuat ban pada motor jadi cepat botak. Berikut delapan penyebab umum yang perlu Anda ketahui:

  • Terlalu Sering Mengerem Mendadak

Mengerem mendadak adalah salah satu kebiasaan berkendara yang sangat mempengaruhi keausan ban. Saat Anda mengerem secara tiba-tiba, gesekan antara ban dan jalan meningkat drastis. 

Efek langsungnya adalah keausan pada lapisan luar ban yang bisa terjadi dalam waktu singkat. Selain itu, pengereman mendadak juga bisa menyebabkan ausnya ban tidak merata.

Hal itu tentu berisiko tinggi terhadap keamanan Anda, terutama saat kondisi jalan basah atau licin. Oleh karena itu, cobalah untuk mengerem dengan lebih halus dan terencana!

  • Salah Pilih Ban yang Sesuai

Walaupun krusial, pemilihan ban yang tepat masih sering diabaikan. Padahal, ban yang tidak sesuai dengan tipe motor atau kebutuhan berkendara Anda bisa memperpendek umur ban itu sendiri.

Contohnya, jika Anda sering berkendara di medan kasar dan besar tetapi memilih ban yang tidak dirancang untuk itu, keausan akan terjadi lebih cepat. 

Baca Juga : Fitur Keselamatan New XL7 Hybrid

Selain itu, ban yang tidak sesuai juga bisa mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas motor. Hal ini juga akan mempercepat keausan ban. Jadi, selalu perhatikan spesifikasi dan kebutuhan Anda saat memilih ban!

  • Shock Breaker Tidak Bekerja dengan Baik

Shock breaker atau suspensi yang tidak optimal bekerja juga bisa menjadi biang kerok cepatnya ban Anda aus. 

Suspensi yang terlalu keras akan memfokuskan tekanan lebih banyak pada satu sisi ban. Ini mengakibatkan keausan yang tidak merata dan dan ban cepat botak di satu sisi.

Ini bisa diatasi dengan menyesuaikan tingkat kekerasan suspensi. Anda juga bisa menambahkan oli pada suspensi dengan volume sekitar 50 cc untuk membuatnya lebih lembut dan meratakan tekanan pada ban.

  • Pemasangan Ban yang Salah dan Tidak Seimbang

Kesalahan dalam pemasangan ban bisa berdampak besar pada keausan dan keseimbangan motor Anda. Jika pelek motor condong ke satu sisi, akan ada tekanan lebih pada bagian tersebut, sehingga ban akan cepat aus di sisi itu. 

Maka dari itu, penting untuk selalu memastikan bahwa pemasangan ban dan pelek dilakukan dengan benar dan seimbang. Jika perlu, konsultasikan dengan mekanik profesional atau bengkel resmi untuk memastikan pemasangan yang tepat.

  • Masa Pakai Ban yang Sudah Lama

Semakin lama ban motor digunakan, semakin tipis pula lapisan karetnya. Makanya, ban yang sudah tua biasanya akan kehilangan elastisitas dan daya cengkeramnya. 

Namun, hal tersebut jangan sampai Anda abaikan karena dapat meningkatkan risiko selip yang lebih tinggi, terutama di jalan yang basah atau berpasir. 

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengganti ban setelah mencapai batas umur pakai yang direkomendasikan oleh produsen, biasanya maksimal 2 tahun.

  • Tidak Merotasi Pemakaian Ban

Rotasi ban adalah proses menukar posisi ban depan dan belakang. Ini dilakukan untuk memastikan keausan yang merata pada kedua ban. 

Sebab jika tidak merata, ban akan mempengaruhi keseimbangan motor Anda dan bisa menyebabkan masalah saat berkendara, seperti oleng atau sulit dikendalikan. 

Jadi, pastikan untuk melakukan rotasi ban sesuai dengan anjuran produsen atau setidaknya setiap beberapa ribu kilometer!

  • Ban Motor Kelebihan Beban

Membawa beban yang berlebihan juga bisa menjadi faktor yang mempercepat keausan ban. Setiap ban memiliki kapasitas beban maksimal yang ditunjukkan dalam kode pada dinding samping ban. 

Jika Anda sering membawa beban yang melebihi kapasitas ini, tekanan pada ban akan meningkat dan mempercepat keausan.

  • Tidak Melakukan Perawatan Rutin

Perawatan rutin sangat penting untuk memperpanjang umur ban, seperti membersihkan ban dari kotoran, paku, atau benda asing lainnya yang bisa menempel. Bahan kimia dari aspal juga bisa merusak karet ban jika dibiarkan menempel terlalu lama.

5 Cara Merawat Ban Motor agar Awet dan Tidak Cepat Botak

Setelah mengenali beberapa penyebab umumnya, saatnya untuk Anda mengetahui cara merawat ban agar tahan lama. Berikut penjelasan caranya.

  • Cek Tekanan Angin pada Ban secara Rutin

Tekanan angin yang terlalu rendah akan memperluas area kontak antara ban dan jalan, sehingga meningkatkan gesekan dan mempercepat keausan. 

Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi bisa mengurangi area kontak dan mempengaruhi keseimbangan motor. 

Jadi, selalu periksa dan sesuaikan tekanan angin ban berdasarkan dengan anjuran produsen motor. Ini bisa Anda lakukan setidaknya seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh.

  • Awasi Lubang Angin dan Kerapatan Ban

Lubang angin yang bocor atau tidak rapat bisa menyebabkan kehilangan tekanan angin secara perlahan. Selalu periksa lubang angin dan pastikan dalam kondisi baik. Jika perlu, ganti dengan yang baru. 

Baca Juga : Handle Rem Mobil Keras? Ini Penyebabnya!

Kerapatan ban juga penting untuk diperhatikan. Ban yang tidak cukup rapat bisa menyebabkan masalah keseimbangan dan kestabilan saat berkendara. Ini berisiko tinggi terhadap keamanan Anda.

  • Bersihkan Ban Motor dari Kotoran secara Rutin

Seperti yang telah dijabarkan, kotoran, debu, benda asing, dan bahan kimia yang menempel bisa mempercepat proses keausan ban. 

Jadi, selalu bersihkan ban Anda setelah berkendara di jalan yang kotor atau berpasir. Anda bisa menggunakan air dan sabun khusus pembersih ban untuk melakukan ini.

  • Hindari Membawa Muatan dengan Massa Berlebihan

Selain mempercepat keuasan ban, kebiasan ini juga mempengaruhi keseimbangan motor Anda. Tentu saja hal ini berisiko tinggi terhadap keamanan Anda saat berkendara.

Maka dari itu, selalu periksa kapasitas maksimal beban pada ban Anda dan pastikan untuk tidak melebihi nya.

  • Jangan Keseringan Rem Mendadak atau di Akhir

Pengereman mendadak atau di akhir sangat mempengaruhi keausan ban karena gesekan antara ban dan permukaan jalan terjadi lebih sering saat Anda mengerem mendadak. 

Ini akan mengakibatkan lapisan luar ban Anda aus dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, pengereman mendadak juga bisa menyebabkan ban Anda mengalami "gundul" atau aus di area tertentu, bukan secara merata.

Jadilah seorang pengendara yang bertanggung jawab dengan memperhatikan tekanan dan kebersihan ban Anda. Kenali setiap penyebab ban cepat botak dan terapkan tips yang telah dibahas agar ban motor Anda tetap awet!

Jika Anda ingin mendapatkan layanan perawatan motor yang lebih lengkap, mengapa tidak mempertimbangkan layanan servis dari Suzuki?

Kunjungi Suzuki Indonesia untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai pilihan layanan yang ada, termasuk penggantian oli, perawatan ban, dan lainnya!

Berita Lainnya

Helm

Resiko Helm yang Jarang Dicuci!

Ketika berbicara tentang keselamatan berkendara, seringkali helm dianggap sebagai pelindung fisik yang vital. Namun, pentingnya menjaga kebersihan helm seringkali terabaikan. Artik...

selengkapnya