Tips & Trik

Fungsi Gearbox Mobil: Cara Kerja dan Ciri Kerusakannya

PUBLISHED DATE : 24 Juli 2021

Gear Box Pada Mobil

Dalam satu unit mobil tentu terdiri dari berbagai macam komponen penting yang saling menunjang satu sama lain, salah satunya yaitu komponen gearbox mobil.

Lalu, sebenarnya apa itu gearbox? Nah, jika Anda penasaran tentang komponen mobil satu ini, simak informasi selengkapnya berikut ini.

Pengertian Gearbox Mobil

Sebuah mesin kendaraan mobil membutuhkan alat khusus untuk menyalurkan daya atau tenaga ke bagian mesin yang lain. Nah, alat khusus yang dimaksud ialah gearbox. 

Jadi, komponen ini akan menyalurkan dan menyesuaikan daya atau tenaga mesin saat kendaraan berjalan. 

Selain itu, komponen mobil ini juga dapat membuat tenaga yang lebih besar dengan cara bergerak dan berputar. Tenaga tersebut nantinya akan digunakan oleh mesin untuk menggerakkan kendaraan mobil. Oleh karena itu, keberadaan komponen ini sangat penting dalam kendaraan mobil. 

Fungsi Gearbox Mobil

Fungsi gearbox mobil yang utama adalah menyalurkan torsi atau tenaga mesin ke komponen mesin lainnya.  Oleh sebab itu, komponen ini juga disebut sebagai transmisi mobil karena merupakan sistem mekanis yang berfungsi untuk menyalurkan daya atau tenaga. 

Komponen ini juga terdapat di kendaraan mobil otomatis maupun manual.  Nah, selain memiliki fungsi utama tersebut, komponen ini juga berfungsi untuk mengubah torsi atau daya putar. Kemudian, torsi atau daya putar tersebut akan dilanjutkan ke bagian spindel kendaraan mobil. 

Fungsi gearbox mobil yang selanjutnya yaitu menyesuaikan rasio gigi dengan beban dari mesin kendaraan mobil. Selain itu, komponen ini juga berfungsi untuk menciptakan putaran pada mesin mobil tanpa terjadinya selip. 

Baca Juga : Tidak Sulit, Ini Cara Membuka Baut yang Sudah Dol

Fungsi gearbox mobil terakhir dari komponen ini adalah dapat mengatur atau menyesuaikan kecepatan torsi dan gerak kendaraan. Hal ini bermanfaat untuk membuat kendaraan bergerak maju dan mundur dengan baik. 

Cara Kerja Gearbox Mobil

Setelah mengetahui fungsi dari gearbox pada kendaraan mobil, sebaiknya Anda juga mengetahui cara kerja komponen ini. Secara umum, cara kerja komponen ini pada kendaraan mobil yaitu memindahkan putaran dan gaya yang ada di mesin dan gerakan roda mobil. 

Pada proses ini, sebagian poros roda menerima daya tertentu dari gearbox. Daya tenaga putar yang besar sangat diperlukan pada proses ini. Terkadang, tenaga gerak yang tinggi dengan kekuatan besar sangat dibutuhkan ketika kendaraan mobil melewati jalanan yang terjal. 

Untuk dapat menjalankan tugas gearbox dengan baik, terdapat komponen lainnya yang harus membantunya untuk menyalurkan tenaga. Komponen pertama yang membantu tugas gearbox mobil yaitu  input shaft cover. 

Input shaft cover merupakan salah satu komponen yang berguna untuk meneruskan putaran dari kendaraan atau motor yang bergerak. Selanjutnya, oil seal juga membantu tugas komponen ini dengan menahan oli agar mencegah terjadinya kebocoran. 

Komponen yang selanjutnya yaitu oli hole cover. Oli hole cover berguna sebagai tempat saluran masuknya oli. Selain oli hole cover, komponen lainnya yang juga membantu kinerja gearbox adalah worm shaft. 

Worm shaft adalah komponen yang berguna untuk meneruskan putaran yang berasal dari work wheel menuju ke output shaft. Terdapat juga komponen lain bernama out cover yang bermanfaat untuk menutup lubang yang ada di output shaft. 

Selain itu, frame juga merupakan komponen lainnya yang berguna sebagai tempat tinggal atau rumah bagi gearbox. Komponen yang terakhir bernama paking. Paking adalah komponen yang berguna untuk menahan oli agar tidak bocor. 

Gejala dan Ciri Kerusakan Gearbox Mobil

Gearbox bisa saja mengalami kerusakan meskipun usianya masih belum mencapai 5 tahun pemakaian atau masih di bawah angka 100.000 km. Kerusakan tersebut bisa saja terjadi karena disebabkan oleh beberapa hal. 

Nah, ciri pertama apabila komponen ini perlu diperbaiki atau diganti yaitu terdapat bau dari cairan transmisi yang terbakar. Selanjutnya, jika ada cairan transmisi yang bocor, maka juga merupakan salah satu ciri komponen satu ini sudah rusak.

Gejala atau ciri yang selanjutnya yaitu apabila terdapat suara yang tidak biasa atau aneh saat Anda menyalakan mobil. Selain itu, apabila lampu indikator mesin yang ada di dashboard menyala, maka kemungkinan besar komponen ini mengalami kerusakan. 

Ciri yang terakhir yaitu ketika Anda mengalami kesulitan saat memindahkan posisi gigi dan mempertahankan posisi gigi. Mengetahui deteksi dini dari ciri kerusakan pada komponen satu ini sangat penting karena Anda bisa memperbaikinya daripada menggantinya dengan komponen baru. 

Masa Pakai Gearbox Mobil

gear_box

Seperti komponen mobil yang lain, komponen ini juga memiliki usia atau masa pakai. Jika gearbox mobil sudah mencapai usia atau masa pakai, maka tentu harus segera diperbaiki atau diganti dengan yang baru. Berikut beberapa cara mengetahui masa pakainya. 

  1. Hitung Usia Berdasarkan Hitungan KM

Sebenarnya, tidak ada masa pakai atau usia yang mutlak untuk pemakaian komponen satu ini. Pasalnya, kualitas dari komponen ini berpengaruh terhadap masa pakainya. 

Jadi, jika gearbox berkualitas buruk, maka akan lebih cepat rusak jika dibandingkan dengan yang kualitas bagus. 

Namun, rata-rata dari usia komponen satu ini yaitu apabila hitungan km pada kendaraan mobil sudah mencapai 100.000-250.000 km. Jika sudah mencapai angka tersebut, maka sebaiknya Anda menggantinya dengan komponen yang baru. 

  1. Hitung Berdasarkan Jumlah Tahun Pemakaian

Selain itu, mobil manual memiliki masa pakai yang lebih singkat daripada mobil otomatis. Oleh karena itu, jika mobil sudah mencapai usia 5 tahun pemakaian, maka sebaiknya cek kondisi dari gearbox mobil Anda untuk mengetahui apakah masih layak pakai atau tidak. 

Baca Juga : Apa Kegunaan Oli Shock Absorber? Ini Fungsi dan Jenisnya

Apabila sudah tidak layak pakai, apakah harus ganti baru atau memperbaikinya? Membeli gearbox baru memang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, memperbaiki komponen ini juga belum tentu hal yang tepat. 

Solusinya adalah jika masalah pada komponen ini hanya terjadi sesekali dan tidak fatal, maka sebaiknya perbaiki saja untuk solusi murah dan sementara. Namun, jika terjadi kerusakan yang fatal, maka sebaiknya ganti ke komponen yang baru. 

Sebagai catatan, Anda juga perlu mengecek seluruh kondisi mobil sebelum mengganti komponen satu ini. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa masalah mobil hanya terletak pada komponen ini saja dan bukan komponen mobil lainnya. 

Tips Memperpanjang Usia Gearbox

Nah, setelah mengetahui masa pakai atau usia dari komponen mobil ini, maka selanjutnya ketahuilah tips untuk memperpanjang masa pakai gearbox.

Tips pertama yaitu cek secara rutin cairan transmisi yang berfungsi untuk menjaga agar komponen ini tidak terlalu panas. 

Tips kedua yaitu memberikan perawatan insentif dengan cara mengganti oli, mengganti filternya, dan membersihkannya. Selain itu, gunakan juga cairan sintetis yang tahan terhadap suhu mesin yang tinggi. 

Tips selanjutnya yaitu gunakan pendingin untuk gearbox yang bertujuan untuk membuat komponen ini tidak terlalu panas. Apabila terlalu panas, maka komponen ini akan menjadi cepat rusak. 

Tips berikutnya adalah jangan melakukan akselerasi dan pindah gigi yang terlalu cepat dan kasar.  Hal ini karena gaya berkendara yang seperti itu dapat membuat komponen mobil satu ini menjadi lebih cepat rusak. 

Jadi, Anda seharusnya memberikan perawatan yang maksimal untuk gearbox mobil karena keberadaannya sangatlah penting.

Nah, jika mobil Anda mengalami gejala atau ciri kerusakan karena komponen ini, segera bawa mobil tersebut ke bengkel resmi Suzuki terdekat.

Berita Lainnya