Tips & Trik

Efek Buruk Telat Mengganti Oli Mesin Motor

Sepeda motor merupakan kendaraan yang kerap digunakan untuk berbagai keperluan. Bentuknya yang ringkas, dan mudah menyelinap di tengah kemacetan, membuat kendaraan roda dua ini selalu jadi idola mereka yang butuh mobilitas tinggi.

Tapi jangan lupa, karena tugas sepeda motor yang sangat berat, kamu wajib untuk selalu menyayanginya dengan melakukan perawatan rutin. Selain service, perawatan rutin lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah, mengganti oli mesinnya setiap menempuh perjalanan 1.500- 4.000 km.

Bagaimana jika terlambat ganti oli?

Perlu dicatat, anjuran untuk mengganti oli setiap kendaraan menempuh perjalanan sejauh 1.500- 4.000 km, merupakan rekomendasi aman. Melebihi batas maksimal pergantian oli sebenarnya (hanya sesekali) boleh-boleh saja dilakukan, toleransinya hanya 500-1000 km saja.

Jika lebih dari itu, sepeda motor kamu wajib untuk segera ganti oli. Sebagai tambahan, jika mengganti oli kendaraan dalam masa toleransi, kamu pun wajib untuk melakukan service khusus, termasuk mengecek kembali seluruh komponen dalam mesin.

Jika hal anjuran ini diabaikan, ada banyak dampak buruk yang bisa terjadi, diantaranya :

  1. Kerusakan komponen dalam yang lebih parah, bahkan bisa menyebabkan motor harus turun mesin. Biaya service yang harus kamu keluarkan tentu saja akan jauh lebih mahal.
  2. Oli mesin yang sudah menurun kualitasnya akan membuat performa sepeda motor kamu menurun, diantaranya penurunan tenaga dan tarikannya yang mulai kendor.
  3. Konsumsi bahan bakar akan semakin boros. Tentu saja ini kerugian besar karena konsumsi bahan bakar yang besar, tidak diimbangi dengan performa kendaraan yang maksimal.
  4. Mesin sepeda motor akan mudah panas, dan berisiko mengalami ceket atau kondisi piston yang terjebak dalam cylinder comp.

Jika dihitung-hitung, sebenarnya terlambat mengganti oli mesin justru malah merugikan kamu sendiri, bahkan kerugian yang ditimbulkan dari kebiasaan buruk ini, bisa jauh lebih besar ketimbang harga oli mesin itu sendiri.

Makanya, tidak ada solusi lain yang dapat kamu lakukan, kecuali rutin mengganti oli sepeda motor sesuai anjuran pihak pabrik. Jangan lupa, gunakan oli mesin dengan kualitas tinggi.

 

Berita Lainnya