Tips & Trik

Apa itu ABS? Simak Penjelasan Lengkap Tentang ABS Sekarang

PUBLISHED DATE : 26 Agustus 2020

https://d2fgf7u961ce77.cloudfront.net/uploads/news/suzuki_GSX-R150.png

Anda tentunya sudah mengetahui bahwa kepanjangan ABS adalah Anti Lock Braking System. Sebuah sistem dalam kendaraan yang membantu Anda tetap aman berkendara meskipun pada jalanan yang cukup licin atau ketika Anda mengerem secara mendadak.

Rem ABS dapat membantu agar roda kendaraan Anda tidak terkunci jika mengerem kendaraan secara mendadak. Apabila Anda menggunakan kendaraan tanpa rem ABS, maka semua roda kendaraan akan terkunci. Hal ini akan membuat kendaraan sulit untuk dikendalikan.

Sistem ini akan membuat Anda lebih mudah untuk mengendalikan kendaraan karena roda tidak terkunci ketika melakukan pengereman secara mendadak. Rem ABS biasa digunakan untuk kendaraan balapan sehingga pengemudi tidak mengalami kesulitan ketika mengendarainya.

Baca Juga : Begini Cara Membersihkan Rantai Motor Yang Benar

imageeee2

 

Motor Murah Berfitur ABS

Hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan ketika hendak membeli kendaraan adalah sistem keselamatan yang ditawarkan oleh kendaraan tersebut. Hal ini juga menjadi tantangan bagi para produsen untuk dapat menciptakan sebuah kendaraan dengan teknologi yang canggih seperti ABS.

Baca Juga : Overheat Motor: Tanda, Penyebab dan Cara Mengatasinya

ABS dapat membantu agar roda kendaraan tidak mengunci ketika Anda mengerem secara mendadak. Oleh sebab itu, ada baiknya jika semua jenis kendaraan bermotor menggunakan sistem canggih ini. Harga motor yang dilengkapi dengan sistem ini juga tentunya memiliki harga yang cukup tinggi.

Bagi Anda yang menginginkan motor berfitur ABS namun dengan harga yang terjangkau, saat ini produsen Suzuki sudah menyiapkannya untuk Anda. Salah satu jenis motor Suzuki tersebut adalah Suzuki GSX-R150 ABS. Anda bisa mendapatkannya di dealer terdekat.

Komponen Rem ABS

Setelah memahami apa itu ABS, Anda perlu mengetahui komponen-komponen dan cara kerja dari fitur ABS tersebut. Komponen yang pertama adalah sensor kecepatan. Hal ini berfungsi untuk membaca kecepatan pada bagian roda kendaraan.

Baca Juga : 9 Cara Merawat Motor Bebek agar Performanya Terjamin

ABS juga dilengkapi tiga katup pengereman, katup satu terbuka penuh untuk memaksimalkan tekanan minyak rem yang langsung tersambung dengan rem. Sementara itu, katup kedua memiliki fungsi untuk menghalangi tekanan pada minyak rem agar tidak dilanjutkan ke rem.

Kemudian, katup ketiga ini memiliki untuk menghalangi beberapa tekanan dari minyak rem agar hanya setengah saja yang diteruskan pada rem kendaraan. Selain itu, fitur ini juga memiliki pompa untuk mengembalikan tekanan yang ada pada jalur pengereman agar dapat diantarkan ke katup rem tersebut.

Rem ABS ini juga memiliki komponen kontroler yang sering disebut sebagai otak dari fitur tersebut. Hal ini dikarenakan kontroler dapat mengendalikan katup kemudian mengolah data yang berasal dari sensor kecepatan pada semua bagian roda kendaraannya.

Bagaimana Cara Kerja Rem ABS Pada Motor?

ABS merupakan sebuah sistem pada kendaraan yang mampu menunjang keselamatan penumpang dan pengendaranya. Anda dapat mengendalikan kendaraan dengan sistem ABS ini yang dilengkapi dengan beberapa komponen didalamnya. Komponen inilah yang nantinya akan mempengaruhi cara kerjanya.

Sensor canggih pada ABS dapat membantu mendeteksi ketika roda mengunci. Kemudian, modulator secara otomatis akan menerima sinyal ketika hal tersebut terjadi. Setelah itu, piston rem pada motor akan mengendurkan tekanan pada minyak rem dari kaliper.

Tekanan pada piston rem akan kembali pada tingkatan normal jika penguncian pada roda motor berkurang. Peningkatan pada minyak rem juga hanya terjadi 15-50 kali per detik. Hal ini tentu dipengaruhi oleh fitur ABS yang canggih sehingga ketika mengerem mendadak roda tidak mengunci.

Cara Kerja Rem ABS Mobil

Pada dasarnya cara kerja rem ABS pada mobil tidak jauh berbeda dengan cara kerjanya pada motor. Sensor kecepatan yang menjadi komponen ABS pada mobil ini dapat mengetahui kecepatannya setiap waktu. Kemudian data kecepatan tersebut akan disampaikan pada kontroler.

Kontroler akan memperoleh data dari sensor kecepatan sebelum roda mobil terkunci. Kemudian katup ketiga akan bekerja untuk menghalangi tekanan. Apabila sensor kecepatan roda sudah terdeteksi, katup satu akan membuat tekanan pada minyak rem kembali dan meneruskannya ke rem kendaraan.

Halaman 1 2 Tampilkan Semua

Berita Lainnya