Berita

Tips Aman Mencuci Mesin Mobil

Karena dianggap bagian yang sangat vital dan rentan dengan air (terutama komponen elektrikal), bagian mesin kerap diabaikan saat pemilik kendaraan mencuci mobilnya. Tidak hanya itu, bagian ini pun dianggap terlindungi (tertutup) sehingga tidak perlu dibersihkan.

Padahal, mencuci bukan hanya perkara menjaga kebersihan saja, tapi juga berfungsi untuk menjaga komponen-komponen di sekitarnya bekerja dengan maksimal.

Tapi jangan salah, membersihkan bagian mesin bukan perkara mudah lho. Seperti disebutkan di atas, bagian mesin penuh dengan komponen-komponen sensitif air, terutama komponen elektrikal yang berisiko mengalami konsleting saat terkena air.

Baca Juga : Biaya Perawatan SUV SUZUKI XL7 Selama 5 Tahun Hanya Rp3.800 Per Hari

Terus bagaimana solusinya?

Untuk membersihkan area mesin, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah, kenali dulu dimana bagian-bagian komponen elektrikal disimpan. Misalnya bagian ECU, sekring-sekring, serta komponen lainnya yang berhubungan dengan elektrikal.

Sebelum dibersihkan, tutupi semua komponen tersebut dengan plastik, atau minimalnya terlindung dari cipratan air. Kalau ada kabel yang tidak terbungkus, atau bungkusnya sudah terkelupas, segera bungkus kembali dengan isolasi. Ingat, harus rapih agar air tidak menyelinap ke dalamnya!

Baca Juga : TURUT SERTA DALAM PENCEGAHAN COVID-19, SCRC BANTU DISTRIBUSIKAN DONASI PERLENGKAPAN TENAGA MEDIS

Setelah itu, lakukan proses pencucian dengan beberapa langkah berikut ini.

  1. Siapkan water spray, dan cuci mesin seperti biasa. Ingat, Anda harus tetap waspada dengan komponen yang tadi sudah dilindungi.
  2. Setelah disabuni, semprot bagian mesin dengan degreaser sambil disikat lembut. Anda bisa menggunakan sikat gigi bekas, atau engine brush.
  3. Semprot kembali area tersebut dengan air untuk menghilangkan sisa-sika kotoran, sekaligus membersihkan bekas sabun yang masih menempel di sekitar mesin.
  4. Setelah dipastikan bersih, disemprot bagian-bagian yang dicuci tadi dengan kompresor angin. Hal ini dilakukan untuk membuang sisa-sisa air di sekitar mesin.
  5. Untuk menghindari timbulnya kerak, sebaiknya mobil jangan langsung dipakai. Diamkan selama 2-3 jam untuk memastikan bagian mesin kering.
  6. Terakhir, nyalakan mesin dan hangatkan mobil.

Sambil menghangatkan mobil, tidak ada salahnya Anda mengecek semua komponen yang berhubungan dengan sistem kelistrikan, termasuk lampu-lampu, klakson dan lainnya. Jika ada kerusakan, cek kembali bagian yang tadi dilindungi dan pastikan semuanya sudah kering maksimal.

Berita Lainnya