09.05.2006
KEJURNAS Seri I Region 2 MOTOPRIX 2006
Awal musim kompetisi kejurnas road race 2006 yang kini disebut Motoprix, yang diselenggarakan 5 Maret lalu di sirkuit PRJ Kemayoran, memasuki babak baru. Persaingan di region II yang dihuni sederet pembalap papan atas nasional, memunculkan pertarungan keras. Penyebabnya, event kejurnas dilaksanakan dengan regulasi baru: seluruh peserta menggunakan ban satu merek.

Raba-raba
Semua tim tampak masih meraba-raba dengan regulasi satu merek ban ini. Pasalnya, seperti yang diungkapkan Tommy Ernawan, komandan Team Suzuki Racing. "Kita belum mengetahui kualitas ban. Tetapi hasil seri pertama ini bisa cukup baik mengingat persaingan antar-tim makin ketat," jelasnya.

Kewajiban memakai ban satu merek sempat mengundang polemik dari berbagai tim. Pasalnya, ban tersebut belum teruji di balapan setingkat Kejurnas.

"Kita butuh penyesuaian settingan motor lagi dengan ban tersebut. Ini memerlukan biaya, "ungkap H. Asep Hendro.

Kurang fit
Di lintasan, dua tulang punggung Suzuki, M. Fadli dan Hendriansyah kondisinya kurang fit. "Saya masih demam sejak OMR Bandung. Pada event perdana ini saya harus bisa menyesuaikan diri lagi dengan karakter ban yang digunakan, "tukas juara Asia 2004 itu. Sedangkan Hendri, selain kondisi fisiknya, mengakui bahwa performa motornya belum optimal.

Hal tersebut tampak tidak optimalnya mereka melahap tikungan. Kendala lain, hujan mengguyur trek di race kedua. Pimpinan lomba mengibarkan bendera merah, tanda lomba dihentikan. Situasi dan kondisi ini membuat para pembalap dan mekanik bekerja ekstra untuk menyiapkan motornya.

2014

2013

2012

2011

2010

2009

2008

2007

2006

2005

2004

2003