Siaran Pers

Banjarmasin, 25 April 2016  – Memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean, seluruh pelajar di Indonesia perlu memiliki keahlian di bidang tertentu agar dapat bersaing di dunia kerja nantinya. Melihat hal tersebut, Suzuki merasa terpanggil untuk turut berperan serta mendukung dunia pendidikan di Indonesia, demi peningkatan kualitas para lulusan sekolah khususnya dibidang otomotif. Untuk itu, salah satu fokus program Corporate Social Responsibility (CSR) Suzuki di tahun 2016 ini adalah dunia pendidikan dengan sebutan Suzuki Peduli Pendidikan.

Selama tahun 2016, Suzuki akan menyerahkan 213 material donasi ke 56 institusi pendidikan yaitu SMK, Universitas dan Balai Latihan Kerja yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Material donasi yang diberikan terdiri dari 29 mobil, 23 motor, 58 mesin, 3 out board motor (OBM) dan 100 paket buku training. Keseluruhan material donasi tersebut akan diserahkan oleh PT SIS secara bertahap mulai Januari hingga September 2016.

Sejak Januari hingga Maret 2016, Suzuki telah menyerahkan sebanyak 149 material donasi ke 36 SMK & Universitas di wilayah Jabodetabek, Jabar, Jatim, Jateng, Jogja, Bali dan Lombok. Dan pada bulan April ini Suzuki akan menyerahkan sebanyak 15 material donasi ke 5 sekolah yang berada di wilayah Kalimantan. Kelima sekolah tersebut yaitu:

  1. SMK YPT Banjarmasin menerima 1 unit mobil
  2. SMKN 1 Cempaga Kab. Kotawaringin Timur menerima 1 unit mobil
  3. SMKN 15 Samarinda menerima 1 unit mobil dan 1 paket buku training
  4. SMK 2 Marabahan Barito Kuala menerima 1 mesin dan 1 paket buku training
  5. Politeknik Negeri Banjarmasin menerima 1 unit mobil, 3 mesin dan 5 paket buku training

Acara Seremoni donasi yang berlangsung di Aula Politeknik Negeri Banjarmasin ini turut dihadiri oleh Wakil Walikota Banjarmasin, Bapak Hermansyah.“Sinergi antara pemerintah dan swasta memang sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Suzuki. Dengan diberikannya fasilitas belajar tambahan berupa unit dan mesin, para siswa bisa meningkatkan keterampilan dengan praktik langsung menggunakan material sungguhan,sehingga nantinya mereka lebih siap masuk ke dunia kerja”, pungkasnya.

Dalam memilih sekolah penerima donasi, Suzuki bekerjasama dengan dilernya di seluruh Indonesia untuk memilih sekolah mana saja yang layak mendapatkan material donasi tersebut. Hal ini bertujuan agar diler Suzuki di seluruh Indonesia juga dekat dengan instansi pendidikan setempat sehingga nantinya dapat turut serta mendukung kegiatan sekolah seperti penerimaan siswa magang atau bahkan penerimaan lulusan – lulusan sekolah binaan Suzuki untuk menjadi karyawan di diler daerah setempat.

Bapak Dwi Tjahayanto, Strategic Planning Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, “Dengan dilakukannya program CSR Donasi Unit dan Mesin ke sekolah – sekolah yang tersebar diseluruh Indonesia, kami berharap agar para pelajar baik yang berada di perkotaan maupun di daerah, bisa mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung menggunakan unit dan mesin Suzuki sehingga ketika mereka lulus, mereka memiliki keterampilan yang handal di bidang otomotif,  dan dapat bersaing dengan tenaga kerja dari kota besar atau dari luar negeri sekalipun”.

Salah satu Politeknik binaan Suzuki yang berada di Banjarmasin adalah Politeknik Negeri Banjarmasin atau biasa disebut Pusdiklat Suzuki Poliban. Pusdiklat yang berdiri sejak tahun 2006 ini merupakan jenjang pendidikan Diploma Satu (D1) dengan konsentrasi Suzuki Roda Dua (R2). Bentuk kerjasama yang selama ini telah dilakukan adalah Pelatihan untuk mahasiswa menggunakan kurikulum Suzuki 80% dan mata kuliah wajib dari Dikti 20%, on the job training di Bengkel Resmi Suzuki R2, pelatihan bagi dosen baik training regular maupun new model, perekrutan sebagai teknisi R2, pengembangan kurikulum Suzuki dan sarana prasarana belajar. Dari total keseluruhan lulusan Pusdiklat Suzuki Poliban, Sekitar 76% telah terserap di dealer Suzuki Roda Dua (R2) yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.