Mengapa terjadi Detonasi pada Mesin ?
Detonasi biasanya terjadi jika beberapa gejala di bawah ini ditemukan :
Mesin Overheating.
Busi rusak/Waktu Pengapian tidak sesuai.
Solusi : Ganti Busi dan Setel Waktu Pengapian atau lakukan Tune Up.
Filter Bensin/Saluran Bahan Bakar tersumbat.
Banyak endapan Karbon di ruang pembakaran (Cylinder).
Masalah pada Sistem Kontrol Mesin dan Emisi (Mesin Injection). Kemungkinan :
Engine Coolant Temperature Sensor atau Manifold Absolute Pressure Sensor rusak.
Injector rusak.
Engine Control Module/Engine Control Unit rusak.
Apa yang menyebabkan Overheating pada Mesin?
Overheating pada Mesin bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :
Belt Water Pump kendur (setelannya atau sudah pecah-pecah).
Solusi : Setel/Ganti Belt Water Pump.
Air Pendingin (Radiator Coolant) kurang / terjadi kebocoran pada Sistem Pendingin Mesin.
Solusi : Tambahkan Radiator Coolant/Perbaiki kebocoran.
Thermostat rusak/macet.
Solusi : Ganti Thermostat.
Water Pump rusak.
Solusi : Ganti Water Pump
Fin (kisi-kisi) Radiator kotor/tersumbat atau Cap Radiator rusak.
Solusi : Kuras Air Radiator/Ganti Cap Radiator.
Extra Fan/Thermo Switch lemah/rusak.
Solusi : Perbaiki/Ganti Extra Fan/Thermo Switch.
Timing Ignition tidak tepat.
Solusi : Setel Timing Ignition/Tune Up Mesin.
Rem Macet/Kopling Slip.
Solusi : Perbaiki Sistem Rem/Ganti Kopling.